sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

PAN akan evaluasi posisi Taufik Kurniawan di DPR

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai salah satu tersangka kasus Dana Alokasi Khusus

Kudus Purnomo Wahidin Rakhmad Hidayatulloh Permana
Kudus Purnomo Wahidin | Rakhmad Hidayatulloh Permana Rabu, 31 Okt 2018 12:13 WIB
PAN akan evaluasi posisi Taufik Kurniawan di DPR

DPP Partai Amanat Nasional akan mengevaluasi posisi Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua DPR.
Hal itu dilakukan sebagai respons DPP PAN, atas penetapan status tersangka Taufik Kurniawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena diduga menerima suap Dana Alokasi Khusus Kabupaten Kebumen.

"Tadi malam, bang Zulkifli sama Sekjen mengatakan akan mengevaluasi posisi mas Taufik sebagai Wakil Ketua DPR," papar Ketua DPP Partai Amanat Nasional Yandri Soesanto di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/10).

PAN memang belum mengambil keputusan apapun, Yandri mengharapkan baiknya Taufik mengundurkan diri dari posisi Wakil Ketua DPR.

"DPP perlu mengadakan rapat resmi siapa yang menggantikan kursi mas Taufik atau kapan digantikan, tapi mungkin lebih baik pak Taufik mundur," ujarnya.

Dengan begitu, Taufik bisa fokus ke persoalan hukum yang sedang membelitnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai salah satu tersangka kasus Dana Alokasi Khusus Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Taufik diduga menerima suap dari Bupati Kebumen nonaktif M Fuad Amin sebesar Rp3,65 miliar.

Atas dugaan suap ini, Alinea.id mengecek harta kekayaan dari politikus PAN ini. Seperti yang tercantum https://acch.kpk.go.id/pengumuman-lhkpn/  yang diakses hari ini, Taufik telah melaporkan harta kekayaannya tiga kali. Yaitu pada 11 Juni 2004, 21 Juli 2010, dan yang paling terbaru, pada 4 November 2014. Di tahun selanjutnya, Taufik belum melaporkan harta kekayaannya lagi.

Pada 4 November 2014 harta kakayaan Taufik tercatat sebanyak Rp4 miliar dan US$ 5.000. Jumlah ini melonjak dibandingkan pada 2010, yang hanya Rp2,13 miliar.

Sponsored

Lantas, untuk harta tak bergerak, Taufik memiliki tanah dan bangunan seluas 500 M2 dan 600 M2 di kota Semarang hasil perolehan sendiri dari1994 hingga 1998. Sedangkan, nilai aset tersebut ditaksir sekitar Rp2,7 miliar.

Sedangkan untuk harta bergerak, Taufik tercatat memiliki tiga unit kendaraan. Yaitu, Toyota Innova 2005 senilai Rp125 juta, Toyota Alphard 2007 senilai Rp385 juta dan Toyota Camry 2008 senilai Rp205 juta.

Taufik pun memiliki logam mulia bernilai Rp137 juta, barang-barang seni dan antik bernilai Rp100 juta dan benda bergerak lainnya bernilai total Rp328,53 juta. Lalu, giro dan kasnya senilai US$ 5.000.  

Perang bisnis startup di warung kelontong

Perang bisnis startup di warung kelontong

Selasa, 10 Des 2019 20:34 WIB
Mengantisipasi bahaya kelangkaan stok BBM

Mengantisipasi bahaya kelangkaan stok BBM

Jumat, 06 Des 2019 17:50 WIB