sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemprov DKI Jakarta mulai vaksinasi lansia hari ini

Pemprov DKI Jakarta menerima vaksin produksi Bio Farma dengan kemasan multi dose dalam bentuk vial 5 ml berisi 10 dosis.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Jumat, 19 Feb 2021 16:42 WIB
Pemprov DKI Jakarta mulai vaksinasi lansia hari ini

Pemprov DKI Jakarta mulai pemberian vaksinasi Covid-19 untuk lansia setelah menerima sebanyak 60.000 dosis. Vaksin akan didistribusikan ke tingkat kota dan menyiapkan lokasi penyuntikannya.

"Kami akan segera memberikan layanan kepada lansia hari ini (19/2), karena vaksinnya baru datang subuh tadi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI, Widyastuti dalam konferensi pers virtual, Jumat (19/2).

Dia menjelaskan, untuk program vaksinasi tahap kedua ini, Pemprov DKI Jakarta menerima vaksin produksi Bio Farma dengan kemasan multi dose dalam bentuk vial 5 ml berisi 10 dosis. "Pada praktiknya biasanya terpakainya untuk 8-10 orang," tuturnya.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk lansia dan petugas pelayanan publik telah dimulai sejak Rabu (17/2), dengan sasaran para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Jumlah sasaran yang sudah terdata berdasarkan sensus Perumda Pasar Jaya sebanyak 10.000 orang. "Alhamdulillah pelaksanaannya berjalan lancar, tertib. Hari pertama telah dilakukan vaksin kepada 1.404 orang, hari kedua 1.412 orang. Memang tidak sesuai target harian 1.500 karena hasil skrining kesehatan," jelas Widyastuti.

Untuk menghindari potensi kerumunan saat pelaksanaan vaksin, telah diatur pembagian calon peserta vaksin berdasarkan hari, jam, dan disebar di tiga titik lokasi. Perumda Pasar Jaya telah melakukan pembagian kupon kepada para pedagang dengan mencantumkan jam/waktu penyuntikan untuk menghindari penumpukan di lokasi penyuntikan vaksin.

Sebelumnya, program penyuntikan vaksin Covid-19 untuk lansia dimulai sejak Senin (8/2). Untuk prioritas pertama, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menyasar tenaga kesehatan (nakes) berusia di atas 60 tahun sebanyak 11.600 orang. 

Sebab, lansia 59 tahun ke atas berisiko lebih tinggi meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Dari 10% total seluruh lansia yang terpapar Covid-19 di Indonesia, sebesar 50%-nya berakhir meninggal dunia.

Sponsored
Berita Lainnya