close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi polusi udara di DKI Jakarta. Alinea.id/Enrico P.W
icon caption
Ilustrasi polusi udara di DKI Jakarta. Alinea.id/Enrico P.W
Nasional
Rabu, 22 Juni 2022 15:37

Gubernur Anies: Pergerakan emisi sekitar Jakarta berdampak pada kualitas udara

Upaya mengurangi emisi harus melihat sumber penyebab polusi, termasuk industri di sekitar wilayah Jakarta.
swipe

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti perihal polusi udara di ibu kota sebagai persoalan yang serius. Ini terkait dengan kualitas udara di Jakarta yang dilaporkan masuk ke dalam kategori tidak sehat.

"Saya melihat ini adalah sebuah persoalan serius. Wake up call juga untuk kita semua bahwa ini persoalan serius dan kita kerjakan sama-sama," kata Anies dalam keterangannya di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/6).

Berdasarkan data IQ Air pada Rabu (22/6) hingga pukul 14.00 WIB, kualitas udara Jakarta berada di angka 159 dan masuk dalam kategori tidak sehat.

Anies mengatakan, pergerakan emisi dari dalam kota dan wilayah di sekitar Jakarta turut berdampak pada kualitas udara di ibu kota. Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai upaya untuk mengurangi dampak emisi di Jakarta.

"Kualitas udara tidak ada pembatasan administrasinya, tidak ada. Jadi ada memang emisi dari dalam kota, tetapi juga ada pergerakan dari berbagai wilayah," ujarnya.

Makanya, perlu adanya keterbukaan tentang penyebab polusi yang mempengaruhi kualitas udara. Upaya mengurangi emisi harus melihat sumber penyebab polusi, termasuk industri di sekitar wilayah Jakarta.

Menurut Anies, kegiatan perusahaan yang menghasilkan polusi udara perlu ditindak tegas. Ini berkaitan dengan dampak polusi udara terhadap kesehatan masyarakat.

"Kami berharap di wilayah lain jika ada peristiwa pelanggaran ditindak juga, sama ketika kita menindak perusahaan di Marunda yang menimbulkan polusi dan berdampak ke kesehatan masyarakat," jelasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah untuk mengurangi emisi di ibu kota adalah dengan mendorong pembangunan transportasi umum dalam empat tahun terakhir.

Upaya ini diklaim membuahkan hasil dengan adanya peningkatan penggunaan layanan transportasi umum oleh masyarakat.

"Jadi kita lakukan langkah-langkah untuk mengurangi emisi di kota kita dengan pembangunan transportasi umum, dan alhamdulillah peningkatannya tinggi sekali," terangnya

Selain itu, upaya lain yang dilakukan adalah kewajiban uji emisi untuk mengurangi dampak kendaraan bermotor yang beroperasi di Jakarta. Anies juga berharap masyarakat dapat berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas udara di Jakarta.

"Dari sisi masyarakat, kami berharap mari sama-sama manfaatkan transportasi umum dan berharap memantau sumber-sumber polusi di sekitar Jabodetabek yang memiliki dampak kualitas udara di Jakarta," kata Anies.

img
Gempita Surya
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan