sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Polisi sita beragam senjata di lokasi bentrok Mesuji

"Barang bukti itu diduga digunakan saat bentrok antardua kelompok beberapa hari lalu."

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Jumat, 19 Jul 2019 11:27 WIB
Polisi sita beragam senjata di lokasi bentrok Mesuji

Aparat kepolisian menemukan beragam senjata di lokasi bentrok antarwarga di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Kapolres Mesuji AKBP Eddie Purnomo mengatakan, pihaknya telah mengamankan senjata-senjata tersebut.

"Barang bukti itu diduga digunakan saat bentrok antardua kelompok beberapa hari lalu," katanya di Mesuji, Kamis (19/7) malam.

Adar berbagai jenis senjata tajam yang ditemukan polisi. Senjata api rakitan pun ditemukan saat polisi menyisir wilayah Register 45 Mekar Jaya Abadi, Mesuji.

Selain itu, polisi juga mengamankan sepeda motor sebagai barang bukti. Penyisiran masih dilakukan untuk mencari barang bukti lain di sekitar lokasi kejadian.

"Kita terus lakukan penyisiran untuk mencari barang bukti lainnya. Saat ini juga masih dalam penyelidikan kepolisian," kata dia.

Eddie juga mengatakan, pihaknya masih mencari saksi untuk mengusut bentrokan dua kelompok warga di Register 45. Polisi akan melakukan koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan untuk membawa kasus ini ke tingkat pusat.

Dia juga meminta agar masyarakat tidak terpancing oleh isu-isu yang beredar. Masyarakat diharapkan menyerahkan penanganan kasus ini kepada polisi, agar suasana tidak kembali memanas.

"Suasana saat itu sudah kondusif. Saya minta agar warga khususnya pada dua kelompok tidak terlalu mempercayai isu-isu yang beredar. Saya minta warga agar mengkonfirmasi terlebih dahulu dari informasi yang didapat," kata Eddie.

Sponsored

Bentrok dua kelompok warga Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM dan kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya terjadi para Rabu (17/7) sekitar pukul 14.00 WIB di Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM.

Tiga orang tewas dalam insiden ini. Selain itu, 10 orang lainnya mengalami luka berat akibat senjata tajam dan senjata api. 

Bentrok antarwarga ini diawali pembajakan lahan di tanah milik seorang warga bernama Yusuf. Ia merupakan warga kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya, namun lahan miliknya berada di Mekar Jaya Abadi.

Sekitar pukul 11.00 WIB alat berat milik kelompok Pematang Panggang tiba di Mekar Jaya Abadi. Pembajakan tersebut diketahui salah satu warga Mekar Jaya Abadi. Warga tersebut memukul kentongan dan mengamankan operator bajak.

Ia kemudian ditanyai ihwal pemberi perintah pembajakan tersebut, kemudian disuruh pulang. Namun tidak lama, operator bajak yang disuruh pulang kemudian kembali membawa rekannya dan senjata tajam yang langsung menyerang kelompok Mekar Jaya Abadi. (Ant)