sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polri pastikan pengamanan di Papua tetap berjalan di masa Lebaran

Kepolisian masih terus melanjutkan kegiatan operasi yang saat ini sudah dilaksanakan.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Kamis, 06 Apr 2023 16:39 WIB
Polri pastikan pengamanan di Papua tetap berjalan di masa Lebaran

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan sejumlah langkah pengamanan dalam masa Lebaran 2023 di daerah rawan konflik. Daerah yang dimaksud seperti di Papua dengan serangan ke aparat maupun warga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Sigit mengatakan, kepolisian masih terus melanjutkan kegiatan operasi yang saat ini sudah dilaksanakan. Terlebih operasi Paro untuk pembebasan pilot Susi Air masih berlangsung.

“Karena memang kita telah menurunkan tim operasi Damai Cartenz kemudian (Operasi) Aman Nusa yang didalamnya terdiri dari TNI-Polri,” katanya di Mabes Polri, Kamis (6/4).

Sigit menyebut, bersama Panglim TNI Yudo Margono, dirinya terus membahas sejumlah langkah dan upaya dalam operasi itu. Langkah yang hendak diambil, baik bersifat hard approach maupun soft approach.

Namun, pihaknya juga hendak berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Sekaligus, mempersiapkan pengamanan dalam rangka persiapan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB). 

“Di mana nanti di 2024, DOB secara definitif harus berdiri,” ujarnya.

Salah satu kejadian di Bumi Cendrawasih yang sempat menjadi perhatian adalah penembakan anggota TNI-Polri kala mengamankan salat Tarawih di Masjid Al Amaliah Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady mengatakan, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penembakan itu.

Sponsored

Dugaan sementara penembakan dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Untuk mengungkap hal itu, kata Benny, pendalaman masih berjalan supaya dapat mengungkap dugaan itu.

“Sementara dalam penyelidikan,” ujarnya.

Selain itu, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/3) sekitar pukul 20.00 WIT.

Ia menyebut saat itu, masyarakat tengah melaksanakan salat Tarawih yang dibantu pengamanannya oleh aparat TNI-Polri. Tiba-tiba, dua anggota KKB menyerang masyarakat dan aparat.

"Tiba-tiba sekitar pukul 20.00 WIT, dua orang KST (Kelompok Separatis Teroris) menembak secara brutal ke arah masyarakat dan aparat TNI-Polri yang sedang ibadah dan pengamanan ibadah salat Tarawih," kata Herman dalam keterangan tertulis, Senin (27/3).

Akibat peristiwa tersebut, dua orang anggota TNI-Polri yakni Serda R, yang merupakan anggota Koramil 1714-02/Ilu dan Bripda M yang merupakan anggota Polsek Ilu meninggal dunia.

Berita Lainnya
×
tekid