close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di kantornya. Dok Polri.
icon caption
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di kantornya. Dok Polri.
Nasional
Jumat, 30 September 2022 10:07

Polri tanggapi keterlibatan anggotanya dalam peretasan Narasi

Polri berkomunikasi dengan Dewan Pers terkait peretasan Narasi.
swipe

Kepolisian menanggapi isu keterlibatan anggotanya dalam peretasan belasan awak redaksi media Narasi secara serentak. Peretas berusaha mengambil alih akun media sosial yang digunakan awak redaksi mulai dari Facebook, Instagram, Telegram, hingga WhatsApp.

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Dewan Pers. Koordinasi itu juga merekomendasi Narasi untuk segera melapor ke kepolisian.

"Rabu atau Selasa sudah saya koordinasi dengan Dewan Pers, untuk segera lapor ke Polda Metro," kata Dedi kepada Alinea.id, Jumat (30/9).

Menurutnya, dengan melapor ke polisi, perkara ini dapat ditangani dengan baik. Berlandaskan hukum, tidak ada lagi asumsi yang liar soal keterlibatan polisi ataupun tidak.

"Agar case tersebut dapat ditangani, biar tidak menduga-duga tanpa fakta," ujarnya.

Sebelumnya, Pemimpin redaksi Narasi, Zen Rahmat Sugito mengungkapkan, upaya peretasan terjadi secara serentak. Ia menuturkan, peretasan diketahui pertama kali pada Sabtu (24/9).

Nomor WhatsApp milik produser @narasinewsroom, Akbar Wijaya alias Jay Akbar, menerima pesan singkat sekitar pukul 15.29 WIB. Pesan tersebut berisi sejumlah tautan.

"Kendati Jay tidak mengeklik satu pun tautan dalam pesan singkat tersebut, namun hampir seketika itu juga (sekitar 10 detik setelah pesan singkat itu dibaca), ia telah kehilangan kendali atas akun/nomor Whatsapp-nya," kata Zen RS dalam keterangan tertulis melalui pesan singkat, Minggu (25/9).

Zen mengatakan, bukan hanya akun Whatsapp tersebut saja yang belum bisa diakses oleh Jay, bahkan hingga kini nomor teleponnya sendiri masih dikuasai peretas.

Diungkapkan Zen, berawal dari peristiwa yang dialami Jay, satu per satu peretasan akun media sosial awak redaksi Narasi mulai terjadi. 

Pihaknya kemudian melakukan pengecekan pada seluruh perangkat milik awak redaksi pada Minggu (25/9) pagi. Berdasarkan pengecekan tersebut, usaha peretasan ternyata sudah berlangsung sejak Jumat (23/9) sore.

"Tiga akun Telegram awak redaksi Narasi, dua di antaranya produser dan manajer Mata Najwa, sudah berusaha diretas. Salah satu di antaranya berhasil masuk," ucapnya.

img
Immanuel Christian
Reporter
img
Ayu mumpuni
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan