Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan arah kinerja Polri pada tahun 2026 akan difokuskan pada enam sasaran strategis dan 17 indikator kinerja yang telah disusun dalam rencana kerja ke depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1).
Menurut Kapolri, evaluasi kinerja tahun 2025 menjadi dasar penting dalam penyusunan target dan program kerja Polri pada 2026. Hasil evaluasi tersebut telah dituangkan dalam rencana kerja Polri ke depan.
“Terkait evaluasi capaian kinerja tahun 2025 indikator keberhasilan, rencana kerja dan target-target capaian 2026 kami tuangkan sebagai berikut capaian kinerja Polri 2026 terbagi dalam enam strategis dan 17 indikator kinerja,” tuturnya.
Kapolri memaparkan enam sasaran strategis Polri mulai dari keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), hingga penguatan sistem pengawasan yang akuntabel, bersih, terbuka, dan melayani.
“Enam sasaran strategis tersebut meliputi kamtibmas, harkamtibmas sampai dengan pengawasan yang akuntabel, bersih, terbuka, dan melayani, demikian juga dengan 17 indikator kinerja,” tambahnya.
Sebagai dasar penyusunan target tersebut, Kapolri menjelaskan kinerja Polri sepanjang tahun 2025 berada pada kategori sangat baik dengan skor capaian rata-rata 91,54%. Penilaian tersebut dikeluarkan oleh kementerian terkait berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
“Indikator capaian Polri di tahun 2025 yang saat ini mencapai rata-rata 91,54% dengan kategori sangat baik dan ini dikeluarkan oleh kementerian terkait,” ujarnya, di hadapan Komisi III DPR RI.
Menurut Kapolri, capaian tersebut menjadi modal penting bagi Polri dalam menyusun arah kebijakan dan peta jalan kinerja pada tahun anggaran berikutnya.