sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ratusan polisi-TNI diturunkan pascaperusakan Polsek Ciracas

Polisi masih mendalami motif perusakan yang dilakukan oleh ratusan orang tak dikenal tersebut.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Sabtu, 29 Agst 2020 14:04 WIB
Ratusan polisi-TNI diturunkan pascaperusakan Polsek Ciracas
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 373.109
Dirawat 64.032
Meninggal 12.857
Sembuh 297.509

Ratusan anggota Polri-TNI diturunkan untuk berjaga di sekitar Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur. Penjagaan ini dilakukan pascaadanya perusakan Mapolsek Ciracas oleh pihak tak dikenal berjumlah sekitar 100 orang pada pukul 01.00 WIB, Sabtu (29/8) dini hari.

"Tentu pengamanan akan diperketat. Akan kami lakukan penjagaan terus menerus," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu (29/8).

Yusri mengatakan, masih mendalami motif perusakan yang dilakukan oleh ratusan orang tak dikenal tersebut.

Lebih lanjut ia menyampaikan, pelayanan bagi masyarakat tetap dibuka untuk umum. Dengan adanya peristiwa ini, masyarakat dinilai tak perlu khawatir. 

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena pelayanan masih kami buka," kata Yusri. 

Sementara, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman telah hadir ke lokasi. Mereka datang untuk mengikuti olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Masih kami lakukan olah TKP. Wakapolda dan Pangdam Jaya sudah hadir untuk mengecek ke lokasi," katanya.

Seperti diketahui, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi, sekelompok orang tak dikenal datang melakukan penyerangan dan perusakan di Polsek Ciracas.

Sponsored

Pelaku datang mengendarai motor. Mereka merusak kaca dua kendaraan, satu bus, satu mobil dinas. Membakar dua mobil, satu mobil patroli, satu mobil Wakapolsek, lalu merusak kaca Polsek Ciracas. 

Usai melakukan perusakan, para pelaku kemudian meninggalkan lokasi. Namun, saat di jalan mereka bertemu anggota yang tengah patroli, yakni, Sabhara dan Pam Obvit dan melakukan penganiayaan. Anggota tersebut kini dirawat di rumah sakit. 

Atas kejadian ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman langsung mendatangi lokasi. 

Berita Lainnya