logo alinea.id logo alinea.id

Aparat TNI-Polri dikerahkan antisipasi bentrok susulan di Mesuji

Warga diimbau tidak terprovokasi oleh tayangan video di media sosial.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Kamis, 18 Jul 2019 07:44 WIB
Aparat TNI-Polri dikerahkan antisipasi bentrok susulan di Mesuji

Ratusan personel gabungan TNI-Polri dikerahkan ke lokasi bentrok antarwarga di kawasan Register 45, Mesuji, Lampung. Kapolres Mesuji, Lampung, AKBP Edi Purnomo mengatakan, ada 200 personel gabungan yang siaga mengantisipasi bentrok warga Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM dan Kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya.

"Personel gabungan berjaga untuk mengantisipasi bentrok susulan," kata Edi saat dihubungi, Kamis (18/7).

Menurutnya, kondisi di tempat kejadian saat ini telah kondusif. Meski demikian, aparat memperketat penjagaan dan tetap waspada untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan. 

"Mudah-mudahan tidak ada bentrok susulan. Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait," katanya.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh beredarnya video "Mesuji Berdarah". Masyarakat diminta tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. 

"Mari kita buat situasi kondusif dan kita jaga dalam kondisi seperti ini agar saling menjaga dan jangan terbawa emosional dan jangan terprovokasi tayangan video yang ada di media sosial," kata dia.

Bentrok antara warga Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM dan kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya terjadi para Rabu (17/7) sekitar pukul 14.00 WIB di Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM.

Empat orang tewas dalam kejadian ini. Selain itu, tujuh orang lainnya mengalami luka-luka akibat senjata tajam. Bahkan ada juga yang mengalami luka tembak.

Sponsored

Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh pembajakan lahan di area seluas setengah hektare di lahan milik seorang warga bernama Yusuf. Ia merupakan warga kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya, namun lahan miliknya berada di Mekar Jaya Abadi.

Sekitar pukul 11.00 WIB alat berat milik kelompok Pematang Panggang tiba di Mekar Jaya Abadi. Pembajakan tersebut diketahui salah satu warga Mekar Jaya Abadi. Warga tersebut memukul kentongan dan mengamankan operator bajak.

Ia kemudian ditanyai ihwal pemberi perintah pembajakan tersebut, kemudian disuruh pulang. Namun tidak lama, operator bajak yang disuruh pulang kemudian kembali membawa rekannya dan senjata tajam yang langsung menyerang kelompok Mekar Jaya. (Ant)