sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Rius Vernandes dinilai tak cemarkan nama baik

Tindakan maskapai Garuda Indonesia melalui serikat karyawannya yang melaporkan Rius Vernandes ke polisi tidak masuk akal.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 17 Jul 2019 20:54 WIB
Rius Vernandes dinilai tak cemarkan nama baik

Pengamat penerbangan, Gerry Soejatman, menilai tindakan Youtuber, Rius Vernandes, yang mengunggah foto menu makanan dengan ditulis tangan ke akun media sosial Instagram tidak mencemarkan nama baik Garuda Indonesia. Pasalnya, tindakan yang dilakukan Rius tidak mengada-ada.

“Kejadiannya memang sesuai yang diklaim oleh pemuat gambar. Kejadian tersebut tidak direkayasa. Itu berdasarkan video yang sudah dirilis di youtube, dan tidak ada pencemaran nama baik perusahaan,” kata Gerry saat dihubungi di Jakarta pada Rabu, (17/7).

Gerry mengatakan, justru tindakan maskapai Garuda Indonesia melalui serikat karyawannya yang melaporkan Rius Vernandes ke polisi malah tidak masuk akal. Ia membandingkan kasus yang dialami Rius dengan yang terjadi di luar negeri. 

“Saya baru kali ini melihat ada penumpang pesawat yang dipolisikan oleh serikat pekerja hanya karena mengambil gambar. Menurut saya dasar pelaporan terhadap pemuat gambar tidak masuk akal karena memang terjadi,” ujarnya.

“Di luar negeri belum pernah saya dengar ada serikat pekerja mempolisikan penumpang karena mengambil gambar yang dianggap merugikan perusahaan.”

Lagi pula, lanjut Gerry, pihak Garuda telah merevisi larangan bagi penumpang pesawat untuk mengambil gambar di dalam pesawat menjadi imbauan saja. 

Kasus yang menjerat Rius bermula ketika dia mengunggah sebuah video yang memperlihatkan menu makanan yang hanya ditulis tangan pada selembar kertas. Unggahan tersebut kemudian menjadi viral di media sosial.

Menanggapi viralnya unggahan Rius tersebut, Garuda Indonesia melalui serikat karyawan Garuda Indonesia bernama Sekarga kemudian melaporkan Rius Vernandes kepada pihak berwajib.

Sponsored

Ketua Harian Sekarga, Tomy Tampatty, mengungkapkan pelaporan tersebut karena perbuatan yang dilakukan oleh Rius dinilai berdampak terhadap reputasi perusahaan tempat mereka bekerja.

“Ada beberapa anggota Sekarga telah melaporkan postingan tersebut kepada pihak berwajib dan kami Dewan Pimpinan Pusat Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) mendukung pelaporan postingan tersebut,” kata Tomy.

Tomy pun melanjutkan, pelaporan itu didasarkan pada kerugian yang dialami oleh perusahaan berupa persepsi negatif masyarakat terhadap layanan Garuda Indonesia.

“Laporan tersebut didasari atas kerugian yang dialami oleh perusahaan atas unggahan postingan di Media Sosial yang tidak proporsional mengenai peristiwa yang terjadi sehingga menimbulkan persepsi negatif kepada masyarakat atas layanan Garuda Indonesia sebagai National Flag Carrier Indonesia,” tutur Tomy.