sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Agenda sidang obstruction of justice hari ini: Pemeriksaan saksi

Para saksi tersebut adalah anggota tim khusus Polri yang menangani kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Jumat, 25 Nov 2022 09:44 WIB
Agenda sidang obstruction of justice hari ini: Pemeriksaan saksi

Terdakwa obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, AKBP Arif Rachman Arifin menjalani persidangan, Jumar (25/11). Agendanya adalah pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Penasehat hukum Arif, Junaedi Saibih mengatakan, rencananya para saksi yang ada tidak jauh berbeda dengan terdakwa Baiquni Wibowo. Setidaknya hanya satu atau dua saksi tidak masuk dalam daftar saksi bagi kliennya.

"(Saksi yang dihadirkan) most likely akan sama seperti Baiquni," katanya saat dihubungi, Jumat (25/11).

Para saksi tersebut adalah anggota tim khusus (Timsus) Polri yang menangani kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat bernama Aditya Cahya Sumunar.

Selain itu, ada juga mantan Kanit I Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Ari Cahya Nugraha alias Acay.

Kemudian sejumlah anggota Polri dari Polres Metro Jakarta Selatan di antaranya adalah mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKBP Ridwan Rhekynellson Soplanit.

Kemudian, Kepala Sub Unit I Reserse Kriminal Umum (Kasubnit I Reskrimum) AKP Rifraizal Samuel dan Kasubnit I Unit I Reskrimum, Aipda Arsyad Daiva Gunawan. Ada juga penyidik pada Polres Metro Jakarta Selatan lainnya bernama Dimas Arki Jatipratama, Dwi Robiansyah dan Ridwan Janari yang dihadirkan JPU sebagai saksi.

Jaksa juga akan menghadirkan sekuriti di Kompleks Polri Duren Tiga bernama Abdul Zapar dan Marjuki, serta pekerja harian lepas (PHL) bernama Supriyadi alias Anto.

Sponsored

Dalam kasus ini, Arif disebutkan telah mematahkan laptop yang sempat digunakan untuk menampung salinan rekaman CCTV di sekitar rumah Ferdy Sambo saat peristiwa penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7).

Arif didakwa jaksa telah melakukan perintangan proses penyidikan pengusutan kematian Brigadir J bersama Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Baiquni Wibowo, Chuck Putranto, dan Irfan Widyanto.

Tujuh terdakwa dalam kasus ini dijerat Pasal 49 jo Pasal 33 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Berita Lainnya
×
tekid