Tiba di KPK, Bupati Bengkulu Selatan enggan berkomentar

Bupati Bengkulu Selatan, DM beserta istrinya terjaring operasi tangkap tangan dilakukan KPK pada Selasa malam (15/5) di Bengkulu Selatan

Tiba di KPK, Bupati Bengkulu Selatan enggan berkomentar Bupati Bengkulu Selatan, DM, tiba di KPK untuk menjalani pemeriksaan./Annisa Saumi

Mobil yang membawa Bupati Bengkulu Selatan, DM akhirnya tiba di kantor KPK sekitar pukul 12.00 WIB. Selain DM, KPK juga membawa serta dua perempuan dan satu laki-laki yang diduga sebagai penyuap DM. DM dan terduga lainnya datang dengan mobil terpisah dalam waktu bersamaan.

DM yang juga ketua partai Perindo Provinsi Bengkulu tersebut tidak memberikan komentar apapun kepada awak media saat tiba di KPK.

KPK akan menetapkan status hukum DM dan ketiga orang lainnya sebelum 24 jam setelah operasi. "Hasilnya akan disampaikan melalui konferensi pers di KPK," jelas Febri Diansyah, juru bicara KPK, Rabu (16/5).

Bupati Bengkulu Selatan, DM beserta istrinya terjaring operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Selasa malam (15/5) di Bengkulu Selatan. 

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbangkan Bupati Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu beserta sejumlah terduga lainnya yang terjaring operasi tangkap tangan ke Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut.

"Gak ngerti kita, gak ngerti," kata Bupati Bengkulu Selatan menjawab pertanyaan jurnalis sesaat sebelum berangkat ke Bandara Fatmawati Bengkulu seperti dilansir Antara

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), tim KPK telah mengamankan uang sekitar Rp 100 juta.

Tim penindakan melakukan OTT setelah menindaklanjuti informasi yang diterima dari masyarakat dan diduga transaksi sudah terjadi. "Sedang kita dalami keterkaitan dengan proyek di daerah tersebut, informasi lebih lanjut akan disampaikan menyusul," ucap Febri.


Berita Terkait