sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tol Japek Elevated macet parah, Menhub: Itu biasa

Menhub Budi Karya Sumadi menganggap kemacetan yang terjadi di tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II elevated itu hal biasa.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Selasa, 24 Des 2019 17:02 WIB
Tol Japek Elevated macet parah, Menhub: Itu biasa
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 257388
Dirawat 58788
Meninggal 9977
Sembuh 187958

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menganggap kemacetan yang terjadi di tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II elevated itu suatu hal yang biasa terjadi.

"Kemacetan di Japek saya pikir satu hal yang lazim sekali ya, (untuk) suatu fasilitas baru," ujar Budi, saat ditemui di Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (24/12).

Dia mengumpamakan, fasilitas Tol Japek yang mengalami kemacetan itu sama dengan berjualan laris. "Saya jual martabak, martabaknya enak banget. Saya promosiin. Begitu saya jual, martabaknya habis. Apa saya gagal? Enggak kan. Martabaknya tetap martabak enak. Jadi Japek is the best," katanya.

Namun demikian, Budi menyampaikan, pihaknya akan melakukan antisipasi jika kemacetan kembali melanda tol layang Japek. Salah satu caranya, kata Budi, dengan mengatur kecepatan dan volume kendaraan.

Sponsored

"Kecepatannya (kendaraan) diatur, volumenya diatur juga. Dan kita pakai kamera untuk melihat kecepatan yang melebihi akan kita law enforcement," terang Budi.

Diberitakan sebelumnya, jalan tol layang Japek II Elevated mengalami kemacetan parah pada Sabtu (21/12). Imbasnya, petugas kepolisian menutup akses masuk menuju tol tersebut dari arah Cawang, Jakarta Timur.

Penutupan dilakukan dua kali, pada pukul 12.00 hingga 12.10 WIB dan pukul 13.30 sampai 13.50 WIB, arus kendaraan pun dialihkan ke jalur bawah. Padahal, tol tersebut baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo sepekan sebelumnya.

Berita Lainnya
×
img