close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek. Dokumentasi PT KCI
icon caption
Ilustrasi kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek. Dokumentasi PT KCI
Nasional
Rabu, 26 Oktober 2022 20:59

Viral pelecehan seksual di KRL jurusan Bekasi, KCI janji dampingi korban

Kasus ini viral setelah korban mengungkapkan pelecehan seksual yang diterimanya saat menggunakan KRL ke media sosial Twitter.
swipe

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memastikan mendampingi seorang penumpang yang menjadi korban pelecehan seksual di kereta rel listrik (KRL) jurusan Bekasi-Kampung Bandan, beberapa hari lalu. Misalnya, membantu korban dalam proses hukum terhadap pelaku demi keadilan.

"Terkait kejadian tersebut, kami turut prihatin. Kami akan siap membantu memberikan dukungan penuh dengan kepada korban," kata Manajer Humas PT KCI, Leza Arlan, saat dikonfirmasi Alinea.id, Rabu (26/10). "Kami akan mendampingi korban untuk menindaklanjuti ke proses hukum."

Lebih jauh, Leza mengimbau kepada seluruh pengguna KRL agar tetap waspada. Penumpang diminta tidak ragu melapor kepada petugas jika terjadi tindakan asusila selama menggunakan kereta. "Atau tindakan yang melanggar norma-norma agama."

Dugaan pelecehan seksual ini kali pertama disuarakan korban, yang merupakan penumpang KRL jurusan Bekasi-Kampung Bandan, melalui akun pribadi Twitternya, @kochengable. Dalam cuitannya, dia beberapa kali menjadi korban kekerasan seksual di dalam KRL.

"KRL Jabodetabek benar-benar bukan tempat yang aman buat perempuankah? Kemarin ada yang onani di rok gue, hari ini remas-remas pantat. Dua hari berturut-turut, apa enggak gila gue?" kicaunya.

Korban mengungkapkan, menjadi sasaran pelecehan seksual saat kondisi di dalam gerbong padat. Kala itu, terdapat seorang pria di belakangnnya yang diduga melakukan masturbasi.

Ternyata benar, sesampainya di tempat kerja, dia mendapati roknya basah. Korban telah berupaya membersihkan bekas sperma yang menempel, tetapi sulit bersih.

"Gue 1000000% yakin yang mengalami pelecehan di kereta enggak cuma gue (walau motifnya enggak sama kayak gini). Tiap hari, gue jamin pasti ada, tapi bisa jadi korban enggak sadar atau males berurusan, takut, syok, dll," tuturnya.

Tak hanya itu, kejadian yang sama kembali terulang pada Selasa (25/10). Korban mengaku, dilecehkan seorang penumpang pria saat di dalam kereta dengan meremas pantatnya di dalam KRL ketika sedang perjalanan menuju Stasiun Tanah Abang.

Dalam video yang diunggahnya, korban memperlihatkan wajah seorang pria yang diduga pelaku. Keduanya sempat berdebat, tetapi pelaku mengelak.

Artikel ini ditulis oleh :

img
Marselinus Gual
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor
Bagikan :
×
cari
bagikan