close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Sejumlah warga dari persisir pantai mengungsi setelah terjadi gempa bumi di Kampung Mancak, Serang, Banten, Jumat (2/8)./AntaraFoto
icon caption
Sejumlah warga dari persisir pantai mengungsi setelah terjadi gempa bumi di Kampung Mancak, Serang, Banten, Jumat (2/8)./AntaraFoto
Nasional
Minggu, 04 Agustus 2019 04:56

Warga Pesisir Pandeglang sudah kembali ke rumah

Masyarakat pesisir pantai Carita dan sekitarnya sudah kembali ke rumah masing-masing.
swipe

Warga di wilayah pesisir Kabupaten Pandeglang, Banten, yang pascagempa dengan magnitudo 6,9 pada Jumat malam (2/8) mengungsi ke tempat lebih tinggi, pada Minggu dini hari sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Kondisi saat ini masyarakat pesisir pantai Carita dan sekitarnya sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun kami tetap mengimbau pada warga harus waspada," kata Camat Carita, Suntama saat dikonfirmasi, Minggu.

Ia juga meminta, agar masyarakat tidak percaya pada informasi atau berita-berita hoaks yang menimbulkan kecemasan atau kekhawatiran warga. Karena bukan tidak mungkin informasi di media sosial terkait kejadian gempa yang berpotensi tsunami tersebut.

"Kami pastikan dari sejak gempa kemarin malam (2/8) air laut masih normal hingga saat ini. Semoga tidak terjadi gempa susulan lagi, dan menurut BMKG seperti itu, jadi Carita aman terkendali," katanya.

Hal senada juga disampaikan Camat Panimbang E Suaedi dan Camat Sumur Endin Haerudin bahwa seluruh warga sudah kembali ke rumah masing-masing dari pengungsian.

"Masyarakat sudah kembali ke rumah, namun tetap waspada. Panimbang sampai malam ini aman, air laut masih normal seperti biasa dari kemarin malam pada saat gempa," kata Camat Panimbang E Suaedi.

Sementara Polda Banten merilis data perkembangan pascabencana gempa yang menimpa Provinsi Banten pada Jumat malam yang mengakibatkan 139 unit rumah warga rusak.

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir melalui Kabid Humas Kombes Pol Edy Sumardi di Serang, Sabtu menyebutkan, data terakhir pascagempa Banten pada pukul 17.00 WIB dengan kerugian materil rumah sebanyak 139 unit dengan rusak ringan berjumlah 121 unit sedangkan rusak berat 18 unit.

Selanjutnya, untuk tempat Ibadah, yaitu Masjid sebanyak 5 dan Gelanggang Olahraga (GOR) 1 unit. Sedangkan korban jiwa karena sakit 1 orang, luka berat nihil dan luka ringan 1 orang.

Dijelaskan Edy, dari wilayah hukum Polda Banten dengan rincian kerugian materil untuk Polres Pandeglang, rumah sebanyak 103 unit, dengan kondisi rusak berat 13 unit dan rusak ringan sebanayak 90 unit. Terus untuk masjid sebanyak 4 unit rusak ringan. Kemudian bangunan Pondok Pesantren sebanyak 1 unit rusak ringan.

"Ada juga bangunan madrasah Ibtidaiyah 1 unit rusak ringan dan Sekolah Dasar (SD) 1 unit rusak ringan," katanya.

Kemudian di wilayah Polres Lebak dengan kerugian materil kerusakan rumah 31 unit, diantaranya rusak berat 5 unit, rusak ringan 26 unit, masjid 2 unit dan Gedung Olah Raga 1 unit. Kemudian korban jiwa satu orang meninggal karena sakit jantung dan luka ringan 1 orang

Polres Serang kerugian materil rumah sebanyak 5 unit dengan rusak ringan. Selanjutnya, Polres Cilegon dengan kerusakan masjid 1 unit rusak ringan.  (Ant)

img
Hermansah
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan