sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

AHY tak masuk, berikut daftar 65 calon menteri Prabowo-Sandi

Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak masuk dalam daftar 65 tokoh calon menteri yang diumumkan oleh Prabowo Subianto.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Jumat, 12 Apr 2019 20:44 WIB
AHY tak masuk, berikut daftar 65 calon menteri Prabowo-Sandi

Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak masuk dalam daftar 65 tokoh calon menteri yang diumumkan oleh Prabowo Subianto. Sebenarnya, ada 80 tokoh yang masuk dalam daftar calon menteri Prabowo-Sandi. Namun, Prabowo belum mengumumkan secara rinci.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengumumkan nama-nama tokoh calon menteri dalam kampanye akbar bertajuk "Indonesia Menang" bersama Prabowo-Sandi di Gedung Dyandra Convention Center Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4).

Akan tetapi, nama putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono tak masuk dalam daftar calon menteri Prabowo-Sandi, jika terpilih kelak.

Nama-nama calon menteri yang diumumkan merupakan orang-orang yang selama ini dianggap membantu kampanye paslon Prabowo-Sandiaga Uno. 

Prabowo menegaskan, bahwa sebagai seorang pemimpin yang mau belajar, dirinya tidak hanya terbatas membaca buku, tetapi juga belajar yang didapat dari rakyatnya. 

"Dari sejarah kalau pemimpin mau belajar dari rakyatnya dia harus mencari putra putri terbaik yang memiliki otak terbaik, tapi akhlak juga terbaik," kata Prabowo.

Prabowo tidak ingin seperti membeli kucing dalam karung. Maka, dirinya menilai orang yang telah membantunya layak menjadi menteri. 

Dia menyebut, Indonesia sedang menghadapi lima tantangan besar. Salah satunya terkait mengalirnya kekayaan Indonesia ke luar negeri.

Sponsored

Menurut dia, pemerintah di bawah Prabowo-Sandi harus bisa mengentikan larinya dana ke luar negeri. Dia memerkirakan, kebocoran mencapai Rp1.000 triliun ke luar negeri.

"Prabowo otaknya terbatas. Prabowo manusia biasa. Tapi punya seni kepemimpinan. Prabowo selalu belajar," ujarnya. 

Semua nama yang bergabung, diklaim secara suka rela mendaftarkan diri secara alamiah. Mereka terdiri dari orang-orang yang independen dan profesional. Tokoh-tokoh itu telah delapan bulan berjuang bersama memenangkan capres-cawapres nomor urut 02. 

Sementara itu, Rizal Ramli yang namanya disebut dalam daftar mengatakan, pada dasarnya semua membantu Prabowo-Sandi. Baik di legislatif, maupun badan-badan yang bersinggungan langsung dengan pemerintahan nantinya jika terpilih. 

"Kriterianya memang satu harus memiliki integritas, kedua harus berpihak pada bangsa dan rakyat," kata Rizal Ramli. 

Menurut Rizal Ramli, selama ini banyak orang pintar tetapi tidak ada keberpihakan pada negara. Padahal mereka yang dinilai profesional harus mengerti masalah bangsa dan mampu memiliki serta mewakili kebhinekaan Indonesia. 

Berikut daftar 65 tokoh calon menteri Prabowo-Sandi:

Berikut daftar 65 tokoh calon menteri Prabowo-Sandi:

1. Bambang Widjojanto (Eks Wakil Ketua KPK)
2. Alexander Yahya Datuk (Eks Kabid Investasi HIPMI)
3. Bambang Susanto Priyohadi (Eks Staf Khusus Menko Maritim) 
4. Bembi Uripto (Deputi Bappenas Bidang SDA)
5. Budi Djatmiko (Ketua Umum APTISI)
6. Chusnul Mariyah (Eks Komisioner KPU)
7. Dahlan Iskan (Eks Menteri BUMN)
8. Erwin Aksa (Dirut Bosowa)
9. Ferry Mursyidan Baldan (Eks Menteri Menteri Agraria dan Tata Ruang)
10. Firmansyah (Rektor Paramadina)
11. Gamal Albinsaid (CEO Indonesia Medika)
12. Lily Sriwahyuni Sulistyowati (Staf Khusus Kemenkes)
13. Mochtar Niode (Ahli Mobil Listrik) 
14. Natalius Pigai (Eks Anggota Komnas HAM)
15. Otto Hasibuan (KDP Peradi Kadin)
16. Rizal Ramli (Eks Menko Maritim) 
17. Rustika Thamrin (Psikolog UI)
18. Rocky Gerung (Filsuf UI)
19. Said Didu (Eks Sekretaris Kementerian BUMN)
20. Salim Said (Ahli Strategi Militer) 
21. Sjafrie Sjamsoeddin  (Eks Wamen Pertahanan)
22. Sudirman Said (Direktur Menteri BPN)
23. Sujana Royat (Eks Deputi Menkokesra)
24. Suhendra Ratu Prawiranegara (Eks Staf Khusus Menteri PU)
25. Teguh Santosa (CEO Rakyat Merdeka)
26. Tri Hanurita (Eks Komisaris Indika)
27. Wisnu Wardhana (Eks Dirut Indika Energy)
28. Eddy Suparno (Sekjen PAN)
29. Priyo Budi Santoso (Sekjen Berkarya) 
30. Mulfachri Harahap (Wakil Ketua Komisi III DPR RI)
31. Amir Syamsuddin (Eks Menteri Kemkumham)
32. Ustad Yusuf Martak (Ketua GNPF Ulama)
33. Fadli Zon (Wakil Ketua DPR)
34. Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR)
35. Ahmad Riza Patria (Wakil Ketua Komisi II DPR RI)
36. Fary Djemy Francis (Ketua Komisi V DPR RI)
37. Dede Yusuf (Ketua Komisi IX DPR RI)
38. Soepriyatno (Wakil Ketua Komisi IX DPR RI)
39. Tedjo Edhy Purdijatno (Eks Menko Polhukam)
40. Imam Sufaat (Eks KASAU)
41. Arifin Seman (Direktur BPN)
42. Bambang Haryo Soekartono (Anggota Kom V DPR RI)
43. Dahnil Anzar Simanjuntak (Koordinator Jubir BPN)
44. Damayanti Hakim Tohir (Ketua Kadin)
45. Dian Islamiati Fatwa (Wartawan Senior) 
46. Didik J Rachbini (Pendiri Indef)
47. Dirgayuza Setiawan (Eks Mckinsey, Lulusan Oxford)
48. Drajat Wibowo (pendiri Indef)
49. Fuad Bawazier (Eks Menteri Keuangan)
50. Glenny Kairupan (Direktur Penggalangan BPN)
51. Hanafi Rais (Wakil Ketua Komisi I DPR RI)
52. Harryadin Mahardika (Eks Direktur MM MBA UI)
53. Ichsanuddin Noorsy (Pengamat Politik Ekonomi) 
54. Irawan Ronodipuro (Direktur Luar Negeri BPN)
55. Kardaya Warnika (Eks Kepala BP Migas)
56. Laode Kamaluddin (Rektor Unissula)
57. Nanik S Deyang (Wakil Ketua BPN)
58. Putra Jaya Husin (Eks Wakil Ketua Komisi V DPR RI)
59. Rachmat Pambudy (Komut PT PPI)
60. Rahayu Saraswati (Anggota Komisi VIII DPR)
61. Rauf Purnama (Dirut Berau Nusantara) 
62. Rustriningsih (Eks Wagub Jawa Tengah) 
63. Said Iqbal (Ketum KSPI)
64. Sufmi Dasco Ahmad (Anggota Komisi III DPR)
65. Thomas Djiwandono (Bendahara BPN)