logo alinea.id logo alinea.id

La Nyalla Mattalitti berpeluang menjadi anggota DPD

Data salinan yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur, La Nyalla mendapatkan total 2,2 juta suara.

Mona Tobing
Mona Tobing Sabtu, 11 Mei 2019 20:37 WIB
La Nyalla Mattalitti berpeluang menjadi anggota DPD

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) La Nyalla Mattalitti berpeluang menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI setelah meraih lebih dari 2,2 juta suara pada Pemilu Anggota DPD 2019 di Daerah Pemilihan Jatim.

“Terima kasih kepada rakyat Jatim yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk menjalankan amanah ini,” kata La Nyalla ketika dikonfirmasi di Surabaya pada Sabtu (11/5).

Berdasarkan data salinan yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur, La Nyalla mendapatkan total 2,2 juta suara.

Raihan tersebut menempatkan mantan Ketua Umum PSSI itu duduk di peringkat kedua setelah Evi Zainal Abidin yang meraup 2,4 juta suara.

Selain La Nyalla dan Evi Zainal Abidin, dua calon anggota DPD lainnya yang dinyatakan lolos adalah Ahmad Nawardi (1,4 juta suara) dan Adilla Azis (1,3 juta suara).

Data tersebut merupakan hasil rekapitulasi final KPU Provinsi Jawa Timur yang dibacakan di sela rapat pleno terbuka pada hari Sabtu (11/5).

Menurut La Nyalla, perolehan suara yang diraihnya merupakan amanah berat. Salah satu program utama ke depannya kata dia, adalah penguatan ekonomi rakyat berskala kecil dan mikro di Jawa Timur. 

Ia berjanji akan menyinergikan program itu dengan berbagai pemangku kepentingan.

Sponsored

”Advokasi kebijakan di tingkat pusat akan membuka banyak jalan bagi kesejahteraan masyarakat Jatim. Nanti akan dilakukan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, ada provinsi dan kabupaten/kota. Insyaallah banyak jalan yang kami perjuangkan bareng warga Jatim,” kata La Nyalla. 

Koordinator Relawan La Nyalla Academia, Rohmad Amrullah menambahkan, terpilihnya La Nyalla meski tanpa politik uang tidak terlepas dari model relasi politik jangka panjang yang dilakukan selama bertahun-tahun di Jatim.

Berbagai kelompok dan komunitas, lanjut dia, telah didampingi serta diadvokasi La Nyalla beserta jaringannya sejak lama.

”Karena Pak La Nyalla datang bukan hanya saat mau pemilu. Selama ini bersama para pelaku UMKM dan banyak organisasi kemasyarakatan. Ini yang menjadi penjelas mengapa tanpa politik uang pun beliau mampu mendapat 2,2 juta suara,” katanya. (Ant)