sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pilpres 2024 diprediksi diikuti 3 pasangan calon

Dengan demikian, kontestasi akan berlangsung dalam dua putaran lantaran sukar meraih 50% plus 1 suara.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Senin, 14 Jun 2021 20:00 WIB
Pilpres 2024 diprediksi diikuti 3 pasangan calon

Direktur Eksekutif EmrusCorner, Emrus Sihombing, menilai, Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2024 akan diikuti tiga pasangan calon (paslon). Dengan demikian, bakal berlangsung dua putaran.

"Saya menprediksi (Pilpres) 2024 justru ini terjadi tiga pasang sehingga nanti kecil kemungkinan menang 50% plus satu (berlangsung satu putaran, red)," ujarnya saat dihubungi Alinea, Senin (14/6).

Salah satunya, sambung Emrus, kandidat yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)-Partai Gerindra. Keduanya berpeluang mengusung elite partainya, Puan Maharani atau Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Namun, menurutnya, peluang Ganjar untuk maju lebih kecil dibandingkan Puan lantaran gubernur Jawa Tengah itu diwacanakan lingkaran luar PDIP. "Jadi agak sulit dikawinkan (dengan Prabowo)."

"Sedangkan Puan diwancakan (PDIP) di ruang publik (dan) potensial menjadi wakil presiden. Sehingga, lebih pas sebenarnya Prabowo dengan Puan Maharani," sambung dia.

Poros selanjutnya adalah paslon yang diusung Partai Golkar, yang diproyeksikan menjajakan Airlangga Hartarto. Ia pun dinilai pas bermitra dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ataupun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Adapun pasangan terakhir dijagokan poros Partai Demokrat bersama Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Ummat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pada kubu ini, diperkirakan bakal mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Jika skenario ini berjalan, Emrus melanjutkan, pemenang pilpres bakal ditentukan oleh paslon yang kalah pada putaran pertama. "(Mereka) yang menjadi penentu," tandasnya.

Sponsored
Berita Lainnya