sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Prabowo Subianto jadi pemimpin partai paling disukai publik

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memperoleh angka popularitas sebesar 25,2%.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Kamis, 04 Apr 2019 20:23 WIB
Prabowo Subianto jadi pemimpin partai paling disukai publik
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 275213
Dirawat 61813
Meninggal 10386
Sembuh 203014

Lembaga survei Charta Politika menyatakan Prabowo Subianto merupakan sosok yang paling disukai sebagai ketua umum partai politik. Di mata publik, Ketua Umum Partai Gerindra itu memperoleh angka popularitas sebesar 25,2%.

Kemudian di pososi kedua disusul oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dengan perolehan sebesar 19,9%. Di peringkat ketiga, ada Susilo Bambang Yudhoyono sebesar 18,1%. Lalu di peringkat empat ditempati Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dengan perolehan 6,9%. Selanjutnya, dibayang-bayangi Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh di posisi kelima dengan raihan 4,4%.

“Sementara ketua umum parpol lainnya masih berada di tingkat popularitas di bawah dua digit. Adapun responden yang tidak menjawab itu sebanyak 16,1%,” kata Direktur Riset Charta Politika, Muslimin di Jakarta pada Kamis, (4/4).

Selain merilis tokoh yang disukai publik yang berasal dari ketua umum parpol, Charta Politik juga mengeluarkan hasil survei terhadap partai politik. Adapun hasilnya, Charta Politika menyatakan hanya ada tujuh dari 16 parpol yang dinyatakan bakal lolos ambang batas parlemen sebesar 4%. Ketujuh parpol tersebut antara lain PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, Demokrat, Nasdem dan PKS.

"Partai yang mendapatkan efek ekor jas kecenderungan elektabilitasnya naik yaitu PDIP dan Gerindra. Sedangkan partai lama yang cenderung turun adalah PPP," katanya. 

Muslimin menyebutkan, elektabilitas PDI Perjuangan berada di angka 25,3%. Disusul Gerindra 16,2% dan Golkar 11,3%. Sementara 4 partai sisanya yang berada di bawah dua digit yakni PKB 8,5%, Demokrat 5,2%, Nasdem 5,2% serta PKS 5%. 

Melihat hasil survei tersebut, Muslimin mengatakan, PDI Perjuangan sudah menjadi partai yang dinyatakan berada di ambang kemenangan. Pasalnya, selisih suara untuk PDI Perjuangan dengan partai lainnya cukup jauh.

"Seperti Gerindra saja selisihnya hampir 10%, lalu Golkar 14%. Ini menjadikan PDIP calon kuat pemenang Pemilu 2019," katanya 

Sponsored

Sementara partai yang memiliki elektabilitas di bawah 4 % dan masih berpeluang lolos ke Senayan yakni PAN 3,3%, PPP 2,4%, PSI 2,2% dan Perindo 2%. Muslimin mengatakan, keempat parpol tersebut berpeluang karena masih ada margin of error sebesar 2,19%. 

“Jika dioptimalkan di akhir masa kampanye, maka bisa membuat partai-partai ini  lolos ke Senayan,” ujarnya.

Selain itu, Muslimin pun menyebutkan partai-partai yang diprediksi tak akan lolos ambang batas parlemen, lantaran elektabilitasnya terlalu kecil di antaranya yakni Hanura 1%, PBB 0,5%, PKPI 0,2%, Garuda 0,2% dan Berkarya 0,1%. 

Muslimin menambahkan, survei yang dilakukan pihaknya ini dihimpun menggunakan metode penarikan sampel secara acak bertingkat pada 19 sampai 25 Maret 2019. Survei melibatkan 2.000 responden dengan batas galat sebesar 2,19% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%.

Berita Lainnya
×
img