logo alinea.id logo alinea.id

Video kampanye paslon 02 diselidiki Bawaslu

Bawaslu akan membedah video tersebut untuk mengetahui ada pelanggaran atau tidak. Selanjutnya akan diklarifikasi kepada sejumlah pihak. 

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Selasa, 02 Apr 2019 11:05 WIB
Video kampanye paslon 02 diselidiki Bawaslu

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang menyelidiki video viral yel-yel Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isra Mi'raj di Serang, Banten.

Dalam video tersebut para jamaah PHBI menyanyikan lagu dengan mengkombinasikan sholawat dan ajakan masyarakat untuk memilih dan memenangkan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) 02. Kemudian tidak memilih capres-cawapres 01 pada Pilpres 2019.

"Coblos calon presiden Prabowo-Sandi. Jangan coblos calon presiden penista agama walaupun wakilnya ulama, tapi kita harus taat ijtima ulama," demikian suara yel-yel dalam video tersebut sembari dipimpin oleh salah seorang jamaah.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Serang, Ari Setiawan mengaku belum mendapatkan laporan dari tim pemenang salah satu pasangan calon. Meski ada yang mengirim video ke Bawaslu dan telah beredar di masyarakat.

Bawaslu saat ini melakukan pendalaman dan akan mengkaji terkait acara tersebut. Ari berjanji akan membedah kasus tersebut untuk mengetahui ada pelanggaran atau tidak. Selanjutnya akan diklarifikasi kepada sejumlah pihak. 

Ari mengimbau kepada masyarakat yang merayakan momentum Rajaban yakni tradisi memperingati peristiwa Isra mi’raj di Serang, Banten untuk tidak memanfaatkan PHBI untuk kepentingan politik. Makanya, Bawaslu berupaya untuk melakukan pencegahan dengan berkomunikasi ke sejumlah pihak. 

"Kalau ada kegiatan yang disusupi kampanye akan kami cegah. Akan dijelaskan apa yang boleh dan apa yang tidak,” terang Ari. 

Beredarnya video berisi yel-yel Prabowo-Sandi di acara Isra Mi'raj direspons langsung Ketua Dewan Pembina Wali Bintang 9 Matin Sarkowi, ia menilai video tersebut berbau kampanye untuk pasangan calon 02.

Sponsored

Menurutnya, video peringatan hari besar agama Islam (PHBI) itu dilaksanakan warga Kampung Tambak Pasir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, kemarin malam. 

“Sebenarnya acara tersebut atas nama masyarakat. Komitmen panitia tidak mengadakan unsur politik, tapi acara dimanfaatkan ada lagu yang nuansa kampanye. Musiknya saja dibawa oleh penceramah,” kata Matin.