close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi berkendara sepeda motor saat hujan. Foto Pixabay.
icon caption
Ilustrasi berkendara sepeda motor saat hujan. Foto Pixabay.
Peristiwa
Sabtu, 24 Januari 2026 16:33

Cara aman berkendara motor di musim hujan agar terhindar dari kecelakaan

Musim hujan membuat jalan licin dan jarak pandang terbatas. Pengendara motor perlu menerapkan teknik berkendara aman agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
swipe

Musim hujan di Indonesia umumnya berlangsung dari Oktober hingga April. Pada periode ini, intensitas curah hujan meningkat dan berdampak langsung pada kondisi jalan, seperti permukaan yang licin, jarak pandang terbatas, hingga meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

Pengendara motor dituntut lebih waspada saat berkendara di tengah hujan. Namun, dengan persiapan yang matang serta teknik berkendara yang tepat, risiko kecelakaan dapat diminimalkan sehingga perjalanan tetap aman dan nyaman.

Berikut sejumlah tips aman berkendara motor saat musim hujan yang perlu diperhatikan, dikutip dari myoona.id.

Periksa kondisi motor sebelum berangkat

Pastikan sepeda motor dalam kondisi layak jalan. Rem harus berfungsi optimal, ban tidak gundul, dan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Sistem lampu serta kelistrikan juga perlu dicek agar visibilitas tetap terjaga saat hujan.

Gunakan perlengkapan berkendara yang tepat

Gunakan jas hujan model setelan agar pergerakan lebih leluasa. Helm dengan visor bening membantu pandangan tetap jelas, sementara sarung tangan dan sepatu antiair dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus kontrol saat berkendara.

Kurangi kecepatan

Kecepatan tinggi di jalan basah meningkatkan risiko tergelincir. Mengurangi kecepatan memberi waktu lebih untuk bereaksi terhadap kondisi jalan, kendaraan lain, maupun rintangan tak terduga. Hindari manuver mendadak, baik saat berakselerasi, berbelok, maupun mengerem.

Jaga jarak aman

Saat hujan, jarak pengereman menjadi lebih panjang. Menjaga jarak dengan kendaraan di depan membantu menghindari tabrakan akibat pengereman mendadak, terutama ketika jarak pandang terbatas.

Gunakan rem secara halus

Lakukan pengereman secara perlahan dan bertahap. Gunakan rem depan dan belakang secara seimbang agar motor tetap stabil. Pengereman mendadak berisiko membuat roda terkunci dan menyebabkan motor tergelincir.

Waspada terhadap genangan dan jalan rusak

Genangan air kerap menutupi lubang jalan atau benda berbahaya. Sebisa mungkin hindari genangan yang dalam dan pilih jalur yang terlihat lebih aman. Jika harus melintas, lakukan secara perlahan dengan posisi motor tetap lurus.

Menepi jika kondisi tidak memungkinkan

Apabila hujan sangat lebat dan jarak pandang menurun drastis, sebaiknya menepi dan berteduh di tempat yang aman hingga kondisi membaik. Hindari berteduh di bawah pohon karena berisiko tertimpa dahan saat angin kencang.

Dengan kondisi kendaraan yang prima, perlengkapan yang sesuai, serta teknik berkendara yang benar, risiko kecelakaan di musim hujan dapat ditekan. Berkendara secara lebih hati-hati tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan