close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi pasukan militer /Foto Instagram @idf
icon caption
Ilustrasi pasukan militer /Foto Instagram @idf
Peristiwa
Kamis, 16 Juli 2026 13:58

AS, Jepang, dan Korea Selatan perkuat kerja sama militer, hadapi ancaman Korea Utara

AS, Jepang, dan Korea Selatan kembali menegaskan kerja sama militer trilateral untuk menghadapi ancaman nuklir dan rudal Korea Utara.
swipe

 

Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Korea Selatan kembali menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat kerja sama keamanan trilateral dalam menghadapi ancaman nuklir dan rudal Korea Utara.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Trilateral Chiefs of Defense (Tri-CHOD) atau Pertemuan Kepala Staf Pertahanan Trilateral yang digelar di Pentagon, Amerika Serikat.

Dilansir dari Anadolu Ajansi, Kamis (16/7/2026), pertemuan tersebut dihadiri Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine, Kepala Staf Gabungan Jepang Jenderal Hiroaki Uchikura, serta Ketua Kepala Staf Gabungan Korea Selatan Jenderal Jin Yong-sung.

Dalam pernyataan yang dirilis Jepang, ketiga negara menilai kerja sama keamanan trilateral yang semakin diperkuat menjadi langkah penting untuk menghadapi ancaman yang terus berkembang dari Korea Utara.

"sangat penting untuk menanggapi secara efektif ancaman nuklir dan rudal Korea Utara yang semakin meluas, serta tantangan dan ancaman regional yang dapat memengaruhi perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea, kawasan Indo-Pasifik, dan sekitarnya," demikian pernyataan yang dirilis pemerintah Jepang.

Ketiga negara juga menegaskan komitmen untuk terus berkoordinasi dalam mewujudkan denuklirisasi penuh Korea Utara sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Kami sepakat untuk melanjutkan koordinasi menuju denuklirisasi total Korea Utara sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan," demikian isi pernyataan tersebut.

Namun, Korea Utara sebelumnya telah berulang kali menyatakan bahwa statusnya sebagai negara bersenjata nuklir tidak dapat diubah.

Selain membahas isu nuklir, para pemimpin militer ketiga negara juga sepakat memperdalam kerja sama di berbagai domain pertahanan serta melanjutkan latihan militer gabungan tahunan Freedom Edge.

"perlunya memperdalam kerja sama multidomain dan berkomitmen untuk terus menjajaki peluang guna mempertahankan momentum kerja sama keamanan trilateral, termasuk pelaksanaan latihan trilateral tahunan Freedom Edge," bunyi pernyataan tersebut.

Jepang dijadwalkan menjadi tuan rumah pertemuan Tri-CHOD berikutnya pada 2027. 

Sebagai sekutu utama Amerika Serikat di kawasan Asia-Pasifik, Korea Selatan saat ini menampung sekitar 28.500 personel militer AS, sedangkan Jepang menjadi lokasi penempatan sekitar 50.000 tentara AS beserta berbagai pangkalan dan aset militernya.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan