close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Kim Jong Un. Foto: Wikipedia.
icon caption
Kim Jong Un. Foto: Wikipedia.
Peristiwa
Selasa, 24 Februari 2026 17:14

Kim Jong Un kembali ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea Utara

Kim Jong Un kembali ditunjuk sebagai Sekjen Partai Buruh di tengah sorotan nuklir dan isu suksesi Ju Ae.
swipe

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea dalam kongres partai yang digelar di Pyongyang pada Minggu. Pengumuman ini disampaikan media pemerintah dan dinilai tidak mengejutkan, mengingat keluarga Kim telah memimpin negara tersebut sejak akhir 1940-an.

Media pemerintah KCNA menyebutkan bahwa di bawah kepemimpinan Kim, Korea Utara berhasil meningkatkan secara radikal kemampuan pencegahan perang, dengan kekuatan nuklir sebagai porosnya.

Melansir BBC, Selasa (24/2), penunjukan kembali ini terjadi di tengah berlanjutnya pengembangan program nuklir Korea Utara, meskipun negara tersebut menghadapi sanksi internasional yang telah berlangsung lama. Pyongyang secara rutin melakukan uji coba rudal balistik antarbenua yang dilarang. Namun, sifat tertutup rezim membuat sulit untuk menilai sejauh mana kemajuan militer yang sebenarnya telah dicapai.

Kim mengambil alih kekuasaan setelah kematian ayahnya pada 2011 dan sejak itu menginvestasikan sumber daya besar dalam program senjata nuklir. Langkah ini menjadikan Pyongyang tantangan yang lebih besar bagi negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat.

Kongres Partai Buruh Korea yang kesembilan dimulai pada 19 Februari dan kini memasuki hari keempat. Sebelum kongres dimulai, Korea Utara memamerkan apa yang diklaim sebagai peluncur roket berkemampuan nuklir.

Kongres partai ini digelar setiap lima tahun dalam satu dekade terakhir dan dianggap sebagai agenda politik paling penting di negara tersebut. Dengan sekitar 5.000 anggota partai hadir, forum ini menjadi salah satu momen langka yang memberi gambaran tentang struktur kekuasaan politik Korea Utara, yang selama ini sangat tertutup.

Selain membahas kebijakan luar negeri dan ambisi nuklir, kongres juga menyoroti prioritas domestik. Dalam pidato pembukaannya pekan lalu, Kim berjanji untuk meningkatkan ekonomi dan taraf hidup rakyat, yang ia sebut sebagai tugas-tugas bersejarah yang berat dan mendesak.

Meski Kim tetap berada di puncak kepemimpinan, struktur presidium atau komite eksekutif partai mengalami perombakan sejak kongres terakhir pada 2021. Lebih dari 39 anggotanya telah diganti, menurut laporan media pemerintah.

Perhatian juga tertuju pada kemungkinan kemunculan putri pemimpin korea utara itu, Kim, Ju Ae, dalam kongres tersebut. Awal bulan ini, badan intelijen Korea Selatan menyatakan bahwa Kim telah memilih Ju Ae sebagai penerusnya. Dilihat dari semakin sering Ju Ae tampil di acara resmi, termasuk inspeksi rudal dan parade militer di Beijing bersama ayahnya.

Parade tersebut menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya para pemimpin Korea Utara, China, dan Rusia berdiri bersama, mengirimkan pesan solidaritas kepada Amerika Serikat dan sekutunya.

Presiden China Xi Jinping juga dilaporkan telah menelepon Kim untuk menyampaikan selamat atas penunjukan kembali tersebut. Ia menyatakan akan bekerja sama untuk "write a new chapter in the China-North Korea friendship".

China selama ini menjadi sekutu utama Pyongyang, mitra dagang terbesar, serta sumber bantuan penting bagi Korea Utara. Namun, Beijing juga berhati-hati terhadap ambisi nuklir Pyongyang dan kedekatannya yang semakin erat dengan Rusia di bawah kepemimpinan Vladimir Putin, dapat berpotensi memicu ketidakstabilan kawasan.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan