close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum Pardo. Foto: Instagram/@claudia_shein.
icon caption
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum Pardo. Foto: Instagram/@claudia_shein.
Peristiwa
Selasa, 28 April 2026 16:13

Presiden Meksiko tegaskan AS tak boleh ulangi operasi rahasia di wilayahnya

Presiden Meksiko menegaskan operasi rahasia AS tanpa izin melanggar kedaulatan dan tidak boleh terulang meski kerja sama tetap dibuka.
swipe

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum Pardo, menegaskan bahwa operasi rahasia Amerika Serikat di wilayah negaranya tidak boleh terulang, menyusul terungkapnya keterlibatan agen intelijen AS dalam kegiatan keamanan tanpa izin resmi.

Pernyataan itu disampaikan Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City, Senin (27/4). Ia menekankan bahwa kasus ini harus diperlakukan sebagai pengecualian, bukan praktik yang bisa dibenarkan.

“Kami berharap masalah ini diklarifikasi dan kami terus berkolaborasi dan berkoordinasi. Kami tidak ingin berkonflik dengan Amerika Serikat, tetapi kami harus sangat jelas, mempublikasikan semua ini, dan menyatakan bahwa ini adalah kasus pengecualian dan bukan aturan,” ujar Sheinbaumb, seperti dikutip dari Anadolu Ajansi, Selasa (28/4).

Ketegangan tersebut dipicu setelah terungkap bahwa dua warga negara AS yang tewas dalam kecelakaan mobil bersama aparat keamanan negara bagian Chihuahua merupakan agen. Keduanya diketahui menjalankan aktivitas keamanan di Meksiko tanpa dokumen maupun izin resmi dari pemerintah setempat.

Pemerintah Meksiko menilai keberadaan agen asing tanpa persetujuan sebagai pelanggaran hukum sekaligus ancaman terhadap kedaulatan negara.

“Jadi kita harus terus bekerja, tetapi bukan dengan agen atau pejabat AS yang tidak mengikuti prosedur Meksiko. Kedaulatan dipertahankan; kedaulatan tidak dapat dinegosiasikan,” tegas Sheinbaum.

Insiden ini tidak hanya memicu gesekan diplomatik dengan AS, tetapi juga memanaskan dinamika politik dalam negeri. Partai oposisi menuding pemerintahan Sheinbaum kurang tegas dalam menghadapi kartel narkoba dan mempertanyakan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Gubernur Chihuahua, María Eugenia Campos Galván, menyatakan pihaknya tidak mengetahui bahwa dua warga AS tersebut adalah agen intelijen. Ia berjanji akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap tanggung jawab dalam kasus tersebut.

Sheinbaum menegaskan bahwa Meksiko tetap membuka ruang kerja sama dengan Amerika Serikat, khususnya dalam bidang keamanan. Namun, ia menekankan bahwa kerja sama tersebut harus berjalan sesuai hukum nasional dan tidak melibatkan operasi sepihak oleh agen asing.

Pernyataan ini mencerminkan sikap tegas pemerintah Meksiko dalam menjaga kedaulatan, sekaligus menunjukkan upaya menjaga hubungan bilateral tetap stabil di tengah insiden sensitif yang berpotensi memperburuk hubungan kedua negara.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan