close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Mehrnews.
icon caption
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Mehrnews.
Peristiwa
Rabu, 04 Maret 2026 17:34

Trump siap kerahkan angkatan laut AS untuk lindungi kapal di selat Hormuz

Trump siapkan pengawalan militer dan asuransi kapal di Selat Hormuz di tengah ancaman Iran dan lonjakan harga energi global.
swipe

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Angkatan Laut AS siap melindungi kapal-kapal yang melintas di Timur Tengah jika diperlukan guna menjaga stabilitas pasokan energi global di tengah memanasnya konflik AS-Israel dengan Iran.

Pernyataan itu muncul di tengah situasi genting di Selat Hormuz, jalur pelayaran penting yang biasa dilalui oleh sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia, yang kini hampir tidak ada aktivitas kapal karena meningkatnya risiko serangan. Ketegangan di kawasan meningkat setelah Garda Revolusi Iran mengatakan akan menyerang dan membakar kapal apa pun yang mencoba melewati selat tersebut.

Melalui media sosial, Trump menyatakan pemerintah Amerika Serikat akan menyediakan asuransi risiko dengan harga yang sangat wajar bagi seluruh perusahaan pelayaran yang beroperasi di kawasan tersebut. Menurut dia, langkah itu ditempuh untuk memastikan aliran energi ke berbagai negara tetap lancar dan tidak terganggu oleh eskalasi situasi keamanan.

Melansir BBC, Rabu (4/3), ketegangan di kawasan Teluk persia itu kian meningkat setelah seorang pejabat Iran, pada Senin, melontarkan ancaman akan membakar kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Sejumlah laporan juga menyebutkan militer Iran telah menembaki beberapa kapal di wilayah tersebut.

Akibat eskalasi tersebut, sejumlah perusahaan asuransi menaikkan premi untuk kapal yang beroperasi di kawasan Teluk. Data Lloyd’s List Intelligence menunjukkan sekitar 200 kapal tanker minyak mentah dan produk energi kini tertahan di perairan Teluk tersebut..

Lonjakan ketegangan ini mendorong kenaikan harga minyak dan gas global. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap harga bahan bakar dan kebutuhan rumah tangga di berbagai negara.

Trump pada Selasa mengatakan telah memerintahkan United States Development Finance Corporation (DFC) untuk menyediakan asuransi risiko politik dan jaminan bagi seluruh perdagangan maritim, terutama sektor energi, yang melintasi kawasan selat Hormuz. Ia menegaskan fasilitas tersebut akan mencakup seluruh perdagangan maritim, terutama energi, yang melewati teluk.

Selain dukungan asuransi, Trump juga menjanjikan pengawalan militer. Ia menyatakan pengawalan akan diberikan jika perlu sesegera mungkin. Pengumuman itu disampaikan menjelang pertemuannya dengan Menteri Energi Chris Wright dan Menteri Keuangan Scott Bessent untuk membahas langkah penanganan krisis energi Amerika Serikat.

Dalam keterangannya di Gedung Putih, Trump membela langkah militernya melawan Iran. Ia mengatakan, sesuatu harus dilakukan terhadap rezim Iran.Ia mengakui harga minyak mungkin akan naik untuk sementara waktu, namun menunjukkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang.

“Segera setelah ini berakhir, harga-harga tersebut akan turun, saya yakin harga-harga tersebut akan lebih rendah dari sebelumnya,” ujar Trump.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan