close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Rakernas Partai Golkar, yang dipantau dari YouTube Kompas tv, Minggu (4/6).
icon caption
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Rakernas Partai Golkar, yang dipantau dari YouTube Kompas tv, Minggu (4/6).
Politik
Minggu, 04 Juni 2023 12:50

Airlangga Hartarto ungkap target pada Pemilu 2024, apa saja?

Airlangga mengungkapkan Partai Golkar harus dapat kembali mengukir prestasi yang pernah dicapai.
swipe

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, usia Partai Golkar pada 2024 adalah 60 tahun. Maka, diusia tersebut, perlu membuat sejarah, yakni Golkar menang. pemilu. Untuk itu, dia menginstruksikan kepada pengurus dan kader Partai Golkar agar siap bekerja keras, bersungguh-sungguh, dan militan. 

"Pangsa pasar Partai Golkar besar, yakni karya kekaryaan yang berorientasi pembangunan. Oleh karena itu, tugas Golkar harus dapat mengambil suara masyarakat. Golkar adalah partai tengah, nasionalis religius," kata dia pada Rakernas Partai Golkar, yang dipantau dari YouTube Kompas tv, Minggu (4/6).

Dia pun menegaskan, siapapun yang berada di koalisi yang di dalamnya ada Partai Golkar, pasti bakal di bawa ke tengah. Partai Golkar akan membawa parpol yang berada dalam koalisi untuk tetap berada di tengah. Hal itu bisa terjadi karena Partai Golkar merupakan partai moderat, inklusif, dan terbuka kepada siapapun.

Airlangga juga mengungkapkan Partai Golkar harus dapat kembali mengukir prestasi yang pernah dicapai, di antaranya kembali memenangkan pemilu sebagai hadiah ulang tahun Partai Golkar ke-60. Hal itu diyakini bisa dilakukan mengingat Partai Golkar merupakan institusi politik yang terbuka, demokratis, dan juga memiliki jaringan hingga ke desa.

"Partai Golkar solid. Oleh karena itu wajib hukumnya merebut kemenangan pemilu presiden, legislatif dan pilkada. Kami targetnya tidak tinggi-tinggi, hanya 20% dari 100% suara. Selain itu, kemenangan pileg 20%, pilkada 60%, pilpres nomor satu," kata dia.

Untuk merealisasikan target tersebut, Partai Golkar akan memperkuat fungsi saksi. Partai Golkar tidak akan mempergunakan saksi dari luar, melainkan dari internal partai. Hal itu bakal dibahas dan dikonsolidasikan pada mukernas Golkar kali ini

"Para saksi kami minta minimal 10 orang per TPS. Mereka bukan hanya menjadi saksi tetapi juga mengawal pemilu dan bukan hanya pada saat pencoblosan. Tetapi harus bergerak pada setiap tahapan dalam rangka kemenangan Golkar," papar dia.

Pendidikan politik juga terus dilakukan Partai Golkar. Apalagi Partai Golkar dikenal sebagai partai yang mengedepankan kaderisasi. Untuk diketahui, sejak jauh hari Partai Golkar menerapkan pola atau mekanisme penjaringan fungsionaris 200%, lalu diseleksi menjadi 150%, dan akhirnya menjadi 100%  bacaleg.

img
Hermansah
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan