close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) saling berpegangan tangan seusai mendaftar di gedung KPU, Jakarta, pada Jumat (10/8/2018). Foto Antara/Hafidz Mubarak A.
icon caption
Pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) saling berpegangan tangan seusai mendaftar di gedung KPU, Jakarta, pada Jumat (10/8/2018). Foto Antara/Hafidz Mubarak A.
Politik
Senin, 13 Februari 2023 14:46

Mengenai isu upaya dongkel Prabowo pada 2019, Tim Sandi: Belum bisa berkomentar!

Politikus Demokrat Rachland Nashidik menyebut adanya manuver Sandiaga Uno untuk mendongkel Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
swipe

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno masih enggan berkomentar mengenai pernyataan politikus Demokrat Rachland Nashidik, yang menyebut adanya manuver dirinya mendongkel Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, ketika dikonfirmasi malah mengarahkan Alinea.id untuk berkoordinasi dengan press officer-nya, Yuga Aden.

Yuda Aden yang juga penulis buku perjalanan kampanye Sandiaga dan Prabowo di Pilpres 2019 itu, mengaku belum bisa berkomentar banyak. Tetapi, dia mengaku akan memberikan keterangan dalam waktu dekat.

"Untuk sementara kami belum bisa berkomentar banyak. Nanti jika sudah ada, saya kirim pernyataannya," kata Yuga Aden, Minggu (12/2) sore.

Sementara, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku, tak mau berkomentar mengenai upaya Sandiaga tersebut, sebab dirinya tak ikut dalam pertemuan antara utusan Sandiaga dan Partai Demokrat.

"Ya, saya tidak mau ikut campur dalam urusan yang saya enggak tahu. Kan pertemuan itu saya enggak hadir atau teman-teman Gerindra yang lain juga enggak ada yang hadir," kata Dasco di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/2).

"Kan yang dibilang Pak Rachland itu adalah representatif atau mewakili Pak Sandi. Nah, jadi pembicaraan apa itu atau apa yang dibicarakan itu cuma mereka yang tahu. Saya tidak mau berkomentar atau ikut berpolemik di situ," imbuhnya.

Dasco mengakui, dalam konteks membangun koalisi dengan Partai Demokrat di Pilpres 2019, dirinya dan sejumlah elite Gerindra selalu menemani Prabowo dalam pertemuan. Sebaliknya, kata dia, dari kubu Demokrat, pertemuan selalu dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau utusan.

"Waktu itu saya, Pak Muzani (Sekjen Gerindra Ahmad Muzani), Pak Fadli (Wakil Ketua Umum Fadli Zon), dan beberapa kawan lain hadir pada waktu itu. Di pertemuan itu, tentunya bukan, kalaupun ada, bukan pertemuan resmi yang mengharuskan kami hadir," jelasnya.

img
Marselinus Gual
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan