logo alinea.id logo alinea.id

Jelang Kongres V, PDI Perjuangan evaluasi kepengurusan DPC

DPP PDI Perjuangan melakukan evaluasi dengan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak di Surabaya.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Minggu, 07 Jul 2019 16:03 WIB
Jelang Kongres V, PDI Perjuangan evaluasi kepengurusan DPC

Menjelang Kongres V di Bali pada 8-10 Agustus 2019, DPP PDI Perjuangan melakukan evaluasi dengan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak di Gedung Empire Surabaya hari ini. Agenda pokok Konfercab adalah pembaruan penugasan ketua, sekretaris, dan bendahara partai di tingkat cabang, kabupaten dan kota.

Ketua DPP PDI Perjuangan Nusyirwan Sujono mengatakan, penentuan ketua, sekretaris, dan bendahara baru, membuat kinerja partai bisa diperkuat pasca-Pemilu 2019. Namun DPP tidak mau dianggap tidak menghargai kinerja ketua, sekertaris, dan bendahara sebelumnya, jika ada kepengurusan yang baru.

Nusyirwan menekankan, kemenangan PDI Perjuangan di Pemilu 2019 bukan hasil kinerja pribadi, melainkan kinerja bersama.

"Semua struktur kader dan elemen partai yang bahu membahu berjuang, bergerak, sehingga kita bisa menang," ujarnya di Gedung Empire Surabaya, Minggu (7/7).

Dia menjelaskan, DPP memiliki mekanisme yang baku dalam menentukan kepengurusan DPC sesuai sosok pribadi yang bersikap subyektif. DPP mempunyai rekam jejak kader yang akan dipilih menjadi pengurus. 

"Kita obyektif. Atas perintah Bu Mega (Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri), kita profesional dalam penentuannya," ujar Nusyirwan.

Karena itu, dia menegaskan kepengurusan yang baru harus diterima oleh seluruh kader partai. PDI Perjuangan sudah berpengalaman sehingga apapun keputusan partai akan dijalankan dengan benar. 

"Kader PDI Perjuangan kader militan. Keberhasilan partai bukan keberhasilan pengurus. Keberhasilan partai kerja semua elemen kader," katanya.

Sponsored

Nusyirwan juga mengaku mendapat pesan dari Megawati untuk disampaikan kepada semua caleg yang terpilih dalam Pileg 2019. Megawati meminta mereka tidak sombong dan merasa akan dipilih menjadi pengurus karena kinerjanya pribadi. Mereka terpilih karena Partai dan kinerja semua elemen partai yang mengakibatkan kemenangan di legislatif.

"Ibu Mega berpesan jangan jumawa kepada kader yang berhasil duduk di Legislatif. Ingat, mereka terpilih karena partai dan kinerja partai secara keseluruan," ucapnya.