logo alinea.id logo alinea.id

Keluarga pendiri NU pecah dukungan pada Pilpres

Keluarga pendiri organisasi kemasyarakatan Nadhlatul Ulama (NU) terpecah dalam mendukung calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019

Robi Ardianto
| Robi Ardianto Senin, 31 Des 2018 21:02 WIB
Keluarga pendiri NU pecah dukungan pada Pilpres

Keluarga pendiri organisasi kemasyarakatan Nadhlatul Ulama (NU) terpecah dalam mendukung calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019.

Adik Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Lily Chodidjah Wahid tidak khawatir adanya dukungan cucu pendiri NU Hasyim Asy'ari kepada pasangan calon Prabowo-Sandi. Lily menuding sosok tersebut tidak mengakar di masyarakat.

"Dari keluarga kami yang mendukung Prabowo tidak mengakar di masyarakat, sehingga tidak perlu dikhawatirkan," katanya, Senin (31/12).

Dia yakin hingga kini keluarga besar NU tetap solid mendukung Jokowi-Ma'ruf. Meskipun wajar jika adanya perbedaan pandangan, hanya saja jumlahnya tidak banyak.

Bahkan, menurutnya perbedaan pandangan itu telah aja sejak zaman ayahnya Abdul Wahid Hasyim.

"Kalau soal perbedaan dari dulu. Sejak zaman ayah saya juga sudah ada. Yang satu ikut sini, (ada yang) ikut sana, hal itu di keluarga kami wajar-wajar saja," katanya. 

Sementara itu, perihal klaim pendukung pasangan calon nomor urut 02 yang menyebutkan kalau Gusdur pernah mengatakan Prabowo itu orang merupakan orang yang ikhlas.

Hal itu, karena Gusdur memang tidak pernah berbicara jelek kepada siapapun. Hanya saja kemudian ucapan itu dieksploitasi sedemikian rupa oleh pendukung Prabowo.

Sponsored

"Itu haknya dialah (pendukung Prabowo). Tapi saya rasa, kalau Gusdur masih hidup dan ditanya dengan tentang Jokowi pasti juga akan menjawab hal yang baik-baik," katanya.