sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Ketua MPR bukan syarat Bamsoet mundur caketum Golkar

Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan posisi Ketua MPR tidak diganggu gugat oleh Airlangga Hartarto.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Rabu, 04 Des 2019 05:11 WIB
Ketua MPR bukan syarat Bamsoet mundur caketum Golkar

Wakil Koordinator Bidang Pratama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan posisi Ketua MPR tidak diganggu gugat oleh Airlangga Hartarto.

Bamsoet menyebut posisi Ketua MPR yang diembannya bukan merupakan jaminan dalam negosiasi di kantor Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan siang tadi.

"Aturan untuk pimpinan MPR/DPR sudah jelas. Jadi tidak perlu dipertanyakan lagi," kata Bamsoet usai acara pembukaan Musyawarah Nasional Golkar X di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (3/12) malam.

Bamsoet mengatakan, hal yang menjadi kesepakatan dengan Airlangga ialah mengakomodir loyalisnya yang selama ini didepak dari berbagai posisi, termasuk struktur alat kelengkapan dewan (AKD) DPR.

"Kami sudah sepakat dua gerbong ini akan disatukan. Jadi semangat rekonsiliasi inilah yang kemudian mendorong kita berdua untuk melakukan rekonsiliasi," jelas Bamsoet.

Bamsoet kemudian menjelaskan lagi ihwal keputusannya mundur dari pencalonan ketua umum Golkar. Dia mengatakan, keputusan itu muncul karena melihat situasi Golkar akhir-akhir ini yang terus memanas.

Selain itu, kata dia, dia mendengar nasihat dan masukan senior Partai Golkar seperti Luhut Binsar Panjaitan, Abrurzial Bakrie, Jusuf Kalla, Agung Laksono, dan sebagainya. Mereka meminta Bamsoet untuk mengedepankan kepentingan partai ketimbang kepentingan pribadi.

"Agar keutuhan Partai Golkar, itulah cara-cara kami menyelasikan persoalan," jelasnya. 

Sponsored