sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hari pertama ngantor, Lulung belajar tata tertib

Lulung ingin beradaptasi dengan suasana di Senayan yang dinilai berbeda saat masih di DPRD.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Rabu, 02 Okt 2019 14:25 WIB
Hari pertama ngantor, Lulung belajar tata tertib
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Setelah resmi menjadi anggota DPR RI, 575 anggota dewan periode 2019-2024 mulai sibuk di Senayan. Hari ini, Selasa (2/10), anggota dewan mulai menggelar sidang yang ketiga.

Politikus PAN Abraham Lunggana atau akrab disapa Haji Lulung memiliki kesan tersendiri saat mulai aktif di Senayan. Membandingkan dirinya saat masih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta, Lulung mengaku ingin segera beradaptasi dengan suasana di Senayan.

"Bedanya di sana (DPRD DKI Jakarta) sedikit anggotanya, di sini tadi aku lihat ratusan ya," ujar Lulung usai Rapat Paripurna di Gedung Nusantara I DPR RI, Selasa.

Lulung mengatakan, banyak hal yang harus dipelajarinya untuk menyesuaikan diri di Senayan, terutama soal tata-tertib dan aturan perundangan-undangan.

"Saya masih raba-raba lah," katanya.

Haji Lulung sendiri berkeinginan duduk di Komisi III DPR RI. Selain latar belakangnya di bidang hukum, dia mengaku sudah cukup berpengalaman di DPRD DKI Jakarta.  

"Ya pengennya sih, tapi semuanya tergantung partai. Tapi kalau bisa memlih di Komisi III karena saya banyak berperan aktif di bidang sana (hukum)," jelas Lulung.

Lulung dikenal publik sebagai salah satu anggota DPRD DKI Jakarta yang kerap berseteru dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok. Keduanya kerap berselisih paham dan saling lempar tudingan di media.

Sponsored

Salah satu perseteruan keduanya adalah soal kasus korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) pada tahun 2014. Saat itu, Lulung yakin Ahok terlibat kasus tersebut. Haji Lulung sendiri dalam kasus itu dijadikan saksi oleh penyidik kepolisian.
 

Berita Lainnya