close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Majelis Syura PKS segera memutuskan sikapnya soal pasangan Anies Baswedan-Cak Imin. Twitter/@cakimiNOW
icon caption
Majelis Syura PKS segera memutuskan sikapnya soal pasangan Anies Baswedan-Cak Imin. Twitter/@cakimiNOW
Politik
Senin, 11 September 2023 19:04

Majelis Syura PKS segera putuskan sikap soal Anies-Cak Imin

PKS berpeluang tetap di dalam Koalisi Perubahan, salah satunya karena mendukung Anies sejak Pilgub DKI Jakarta 2017.
swipe

Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan segera mengadakan rapat untuk memutuskan apakah menolak atau menerima Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin), sebagai calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.

"Majelis Syura dalam waktu yang tidak lama lagi akan bermusyawarah untuk menguatkan koalisi dengan merespons harapan dengan memutuskan sikap terhadap usulan Muhaimin Iskandar sebagai bacawapres untuk Anies Baswedan," ucap Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid, dalam keterangannya, Senin (11/9).

Menurut HNW, sapaannya, PKS berpeluang besar tetap dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bersama PKB dan Partai NasDem. Alasannya, KPP dibentuk agar sistem pemerintah tidak kembali ke era otoritarianisme serta tercapainya cita-cita dan tujuan nasional sesuai mandat Pembukaan UUD NRI 1945.

Anies pun dinilai memahami cita-cita dan tujuan nasional tersebut. "[Terlihat dalam] rekam jejaknya yang bisa kita ikuti bersama," ujarnya. "Dan PKS berharap Bacawapresnya akan dapat membantu mewujudkan komitmen dan cita-cita luhur tersebut."

Pertimbangan lainnya, PKS sudah mendukung Anies sejak Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017. Kala itu, PKS bersama Partai Gerindra mengusung pasangan Anies-Sandiaga Uno.

Di sisi lain, HNW memaklumi jika PKB, NasDem, dan Anies mendorong PKS segera memutuskan sikapnya seiring dideklarasikannya Cak Imin sebagai cawapres. Dalihnya, PKS menguasai tiga daerah strategis pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019: Jakarta, Banten, dan Jawa Barat (Jabar).

"Dengan PKB kuat di Jatim (Jawa Timur) dan Jateng (Jawa Tengah) tapi juga dengan PKS yang kuat di Jabar, Jakarta, dan Banten, maka wajar diharap PKS tetap berada di koalisi perubahan untuk persatuan ini. Apalagi Ketum, PKB juga mengungkit kenangan sukses dalam koalisi antara PKB dan PKS yang memenangi 40-50 pilkada di seluruh Indonesia," tuturnya. 

Pernyataan senada disampaikan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera. Ia bahkan menyampaikan, kepastian partainya mendukung pasangan Anies-Cak Imin (Amin) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 diputuskan pekan ini.

"Kami, kan, masih menunggu Majelis Syura. Rencananya [keputusan hasil rapat diumumkan] hari Jumat," ungkapnya pada kesempatan terpisah.

Ia mengungkapkan, PKS secara prinsip tidak bermasalah dengan PKB. Kendati begitu, keputusan resmi baru bisa diambil dalam rapat Majelis Syura. 

"Untuk dengan PKB-nya, secara prinsip sebenarnya udah nyambung, tetapi prosedurnya di Majelis Syura," kata Mardani.

img
Fatah Hidayat Sidiq
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan