sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Puji Jokowi, Prabowo jadi 'pemadam api' kritik rakyat

Pujian Prabowo ke Jokowi di tengah Covid-19 dinilai hanya retorika belaka

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Kamis, 23 Apr 2020 16:19 WIB
Puji Jokowi, Prabowo jadi 'pemadam api' kritik rakyat
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Pujian Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tengah pandemi Covid-19 justru membuktikan memang banyak kritik menghujam ke presiden. Demikian diungkapkan Direktur Riset Populi Center, Usep S Ahyar.

Dijelaskan Usep, Prabowo yang juga merupakan bekas lawan Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019, dijadikan instrumen pemerintah untuk meminimalisir derasnya kritik yang ada. Pasalnya, menurut Usep, disinyalir kritikan terhadap Jokowi kebanyakan datang dari mayoritas pendukung-pendukung Prabowo di pilpres kemarin.

"Artinya mungkin juga Pak Prabowo diminta oleh istana, atau dia inisiatif sendiri atas dasar bacaan analisis politik itu," kata Usep saat dihubungi Alinea.id, Kamis (23/4).

Memang, dikatakan Usep, pembelahan politik pasca-Pilpres 2019 masih sangat kentara di akar rumput. Kendati Prabowo sudah memutuskan untuk bergabung dengan pemerintah, nyatanya pembelahan itu masih tetap ada.

Atas kesadaran itulah, lanjut dia, Prabowo berusaha meyakinkan seluruh pendukungnya bahwa yang dilakukan oleh pemerintah hari ini sudah pro rakyat.

Prabowo, sambung Usep, seperti tengah berusaha menjadi 'pemadam api' kemarahan rakyat kepada setiap kebijakan Jokowi.

"Bahkan saya kira di Gerindra sendiri, Fadli Zon dia masih tetap saja kritis terhadap pemerintah. Artinya Pak Prabowo membaca itu, pemerintah membaca itu," tegasnya.

Kendati demikian, Usep menilai apa yang disampaikan Prabowo tidak akan mempu untuk meredam sisi kritis atau kemarahan masyarat, sekalipun itu pendukungnya.

Sponsored

Pasalnya, banyak pendukung Prabowo yang juga telah kecewa dengan Prabowo usai Ketua Umum Partai Gerindra itu memutuskan untuk rekonsiliasi.

Bagi Usep, pernyataaan Prabowo hanyalah retorika politik belaka. Masyarakat tidak akan mendengar, karena yang dibutuhkan mereka adalah bukti dari setiap kinerja Jokowi di lapangan.

"Yang paling penting bukan soal pembelaan, tapi jawabannya pembuktian saja dari Pak Jokowi, bahwa penangan Covid-19 yang banyak dikritik bukan memprioritaskan pertimbangan pada kelompok mapan saja, harusnya juga diutamakan pada kelompok-kelompok rentan. Misal kelompok miskin, buruh, tani atau kelompok bawah," tutup dia.

Sebelumnya, Prabowo memuji kinerja yang telah dilakukan oleh Jokowi. Menurut dia, kebijakan yang dikeluarkan Jokowi selalu ditujukan demi kepentingan bangsa dan rakyat.

"Selama saya menjadi bagian kabinet beliau (Jokowi), saya bersaksi bahwa beliau terus berjuang demi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia," ujar Prabowo.

Berita Lainnya