close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
TKN Prabowo-Gibran fokus meraih suara dari pemilih muda dan daerah strategis pada Pilpres 2024. Dokumentasi Partai Gerindra
icon caption
TKN Prabowo-Gibran fokus meraih suara dari pemilih muda dan daerah strategis pada Pilpres 2024. Dokumentasi Partai Gerindra
Politik
Jumat, 17 November 2023 22:58

Taktik TKN Prabowo rebut suara pemilih muda dan daerah strategis

Jumlah pemilih muda pada Pemilu 2024 mencapai 106 juta jiwa.
swipe

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menargetkan 22 juta suara dari para pemilih muda pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Jumlah itu setara 20% dari total pemilih muda sebesar 106 juta jiwa.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), jumlah pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mencapai 204.807.222 pemilih. Perinciannya, 3,6 juta pemilih pre-boomer, 28,1 juta pemilih baby boomer, 57,5 juta pemilih generasi X, 66,8 juta pemilih milenial, dan 46,8 juta pemilih generasi Z.

Untuk mewujudkan misi tersebut, TKN Prabowo membentuk Tim Fanta. Kelompok ini diisi pengusaha, politik, hingga berbagai figur publik dari berbagai latar belakang.

"Dengan demikian, tepat bila kita katakan bahwa anak muda adalah game changer dalam pemilu yang sudah kurang dari 100 hari lagi," kata Komandan Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan, Jumat (17/11).

Eks Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) ini melanjutkan, pihaknya akan merancang beragam kampanye positif dan kreatif untuk menggaet simpati pemilih muda. Bahkan, berjanji menempatkan anak muda sebagai subjek pembangunan nasional dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

Nahkoda timses daerah

Selain pemilih muda, tim sukses (timses) Prabowo-Gibran juga akan fokus meraih dukungan sebanyak-banyaknya di beberapa provinsi dengan jumlah populasi signifikan, seperti Jawa Barat (Jabar) dan Banten. Upaya ini dilakukan dengan memasang tokoh-tokoh populer di daerah masing-masing.

Di "Bumi Pasundan", eks Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, sebagai ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran. Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, sesumbar jagoannya akan kembali unggul.

"Jawa Barat, sebagaimana kita ketahui, adalah lumbung suaranya Pak Prabowo selama 2 kali pilpres, yaitu Pilpres Tahun 2014 maupun Pilpres Tahun 2019," tuturnya. Jumlah pemilih di Jabar mencapai 35,7 juta, terbanyak dibandingkan 37 provinsi lainnya.

Pada Pilpres 2014, Prabowo-Hatta Rajasa meraih 14.167.381 suara (59,78%) di Jabar. Adapun pasangan Prabowo-Sandiaga Uno meraup 16.077.446 suara (59,93%) pada Pilpres 2019.

Nusron melanjutkan, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, dipasang sebagai Ketua TKD Prabowo-Gibran Jabar karena dinilai berprestasi selama menjabat gubernur. Ia pun diterima seluruh elemen masyarakat setempat.

"Karena itu, dengan menggunakan berbagai pertimbangan, kami memutuskan bahwa ketua TKD Provinsi Jawa Barat adalah Ridwan Kamil," jelasnya.

Di Banten, mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, yang memimpin TKD Prabowo-Gibran. Harapannya, dapat menggaet pemilih perempuan. Jumlah pemilih di Banten mencapai 8,8 juta.

"Untuk menjaga asa kemenangan dan menghormati perspektif gender dan mengakomodasi pemilih perempuan, maka yang menjadi Ketua TKD [Banten] adalah Airin Rachmi," ucap Nusron.

Seperti Jabar dan Banten, TKD Sumatera Selatan (Sumsel) juga dipimpin politikus Partai Golkar, Mawardi Yahya. Ia merupakan Wakil Gubernur Sumsel 2018-2023, Bupati Ogan Illir 2005-2015, dan Ketua DPRD Ogan Illir (2004-2005).

Memperebutkan Khofifah

Sementara itu, TKN Prabowo-Gibran belum juga mengumumkan siapa ketua TKD Jawa Timur (Jatim), salah satu provinsi dengan pemilih besar (31,4 juta) dan menjadi rebutan seluruh kontestan. Padahal, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, sempat mengumumkan Khofifah Indar Parawansa.

"Tunggu tanggal mainnya," dalih Nusron. "Pokoknya, kan, kita maintenance satu-satu."

Tim Anies Baswedan juga sempat menyuarakan ingin menggaet Khofifah sebagai pendamping. Pun disebut-sebut masuk radar timses ketika resmi memiliki calon wakil presiden (cawapres), Muhaimin Iskandar (Cak Imin)

"Mbak Khofifah bareng Amin (Anies-Muhaimin Iskandar, red) saja yang sudah jelas gen NU-nya. [Cak Imin] cicit dari pendiri NU," kata Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan, beberapa waktu lalu. PKB merupakan salah satu partai pengusung Anies-Muhaimin.

Ganjar Pranowo juga tidak membantah bahwa berkeinginan serupa. Dalihnya, memiliki kedekatan dengan eks Menteri Sosial (Mensos) itu.

"Iya, sih. Saya komunikasi terus-menerus ketika saya ke Jawa Timur. 'Bu Khofifah, saya di sini'," katanya.

"'Ya, mudah-mudahan sukses'," imbuh Ganjar meniru jawaban Khofifah. "Saya sangat baik sama beliau."

img
Immanuel Christian
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan