logo alinea.id logo alinea.id

Tidak percaya survei, Hanura optimistis lolos ambang batas

Oesman Sapta Odang optimistis untuk lolos ambang batas parlemen pada pemilu 2019.

Mona Tobing
Mona Tobing Rabu, 09 Mei 2018 13:52 WIB
Tidak percaya survei, Hanura optimistis lolos ambang batas

Lembaga Survey Indonesia (LSI) baru saja merilis hasil survey terkait potensi partai politik (parpol) meraih suara. LSI membagi empat divisi partai berdasarkan prediksi suara, Partai Hanura pun disebut masuk dalam parpol divisi nol koma bersama enam parpol lain. Menanggapi hal tersebut, Partai Hanura yang tengah melakukan Rapat Kerja Nasional atau Rakernas menolak prediksi LSI.

Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang di depan ribuan kadernya menegaskan bahwa partainya akan lolos ambang batas parlemen. Target Partai Hanura sebesar 4%.

Oso, sapaan akrabnya tidak peduli dengan hasil survei beberapa lembaga yang menunjukkan tren negatif perolehan suara Hanura di Pemilu 2019. Alasannya, mesin partai dan kader telah bergerak lama menggaet suara konstituen di semua tingkatan.

"Kalian jangan percaya survei-survei itu. Kami memiliki optimisme dan semangat yang tinggi untuk lolos ambang batas parlemen," kata Oesman di Pekanbaru, Rabu (9/5) seperti dikutip Antara.

Rakernas Partai Hanura ditutup hari ini dan dihadiri seluruh anggota legislatif di daerah datang.  Oso menyebut ada 1.040 anggota DPRD tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota hadir. Bahkan ia menyebut kehadiran kadernya tersebut merupakan prestasi yang belum pernah terjadi selama ini di partainya.

Menanggapi hasil survei yang menempatkan Partai Hanura di posisi paling buncit, Ketua DPP Partai Hanura Arief Suditomo menegaskan bahwa alat untuk memenangkan pemilu ada banyak dan tolok ukurnya bukan survei. Arief meyakini tidak selalu partai yang surveinya menunjukkan hasil positif dijamin menang pemilu karena banyak hal yang menentukan pemenangan parpol di pemilu.

"Ada hal yang lebih bisa dilakukan dari sekedar survei untuk memenangkan pemilu. Misalnya saya berjuang secara mandiri untuk hal yang saya yakini," ujarnya.

Baca Juga: 
Lima partai politik gurem versi LSI
Pemimpin otoriter bikin ‘Hati Nurani Rakyat’ bergejolak

Sponsored