Kesal tak kunjung tuntas, korban AJB Bumiputera gelar aksi damai

Korban gagal bayar AJB Bumiputera 1912 kembali menuntut haknya.

Korban gagal bayar AJB Bumiputera. Foto dokumentasi.

Korban gagal bayar AJB Bumiputera 1912 kembali menuntut perkara gagal bayar Asuransi Bumiputera yang tidak tuntas sejak 2017 hingga hari ini. Mereka akan menggelar aksi damai bersama dan serentak secara nasional selama tiga hari berturut-turut pada 23-25 Mei 2022. 

Aksi damai yang meminta kepastian penyelesaian kasus gagal bayar ini rencananya dilakukan di tiga lokasi berbeda. Di hari pertama akan dilakukan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta. Kemudian di hari kedua, di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan ketiga dilakukan di kawasan Silang Monas Jakarta yang menghadap ke Istana Negara.  

Koordinator Aksi Serentak Korban Gagal Bayar AJB Bumiputera 1912, Fien Mangiri mengatakan aksi kali ini merupakan rangkaian dari aksi-aksi damai yang dilakukan sebelumnya sejak 2020. Aksi ini menjadi gambaran puncak kekesalan dan keputusasaan mereka, sekaligus meminta perhatian pemerintah  Presiden Joko Widodo untuk membantu penyelesaian kasus ini secara tuntas dan pasti. 

“Kami akan menyampaikan beberapa tuntutan sebagai warga negara dan rakyat Indonesia yang  menjadi korban asuransi Bumiputera. Kepada DPR, kami meminta para wakil rakyat ini  membantu dan mengawasi kepastian penyelesaian kasus gagal bayar ini, sekaligus mendesak Dewan Komisioner OJK yang baru segera memprioritaskan penyelesaian kasus AJB Bumiputera 1912, dalam tempo secepat-cepatnya,” ujar Fien dalam keterangan persnya, Senin (16/5). 

Aksi ini akan dilakukan oleh para nasabah korban gagal bayar Bumiputera di seluruh Indonesia. Seperti dari Jabodetabek; Batam, Kepulauan Riau (Kepri); Sumatera Utara; Sumatera Selatan; Jawa Timur; Jawa Tengah, dan lain lain.