Iran menyatakan akan menghentikan serangan selama AS tetap menangguhkan pengeboman, tetapi siap membalas jika operasi militer kembali dilanjutkan.
Iran menyatakan akan menghentikan serangan balasannya selama Amerika Serikat (AS) menghentikan serangan udara terhadap wilayahnya. Meski demikian, Iran mengingatkan akan kembali merespons apabila AS melanjutkan operasi militernya.
Seorang pejabat senior Iran mengatakan kebijakan Teheran tetap berpegang pada prinsip "serangan dibalas serangan". Menurutnya, Iran tidak akan melanjutkan operasi militernya selama Amerika Serikat menghentikan serangan udara.
"Posisi Iran tetap 'serangan dibalas serangan'. Jika serangan berhenti, Iran juga akan menghentikan operasinya. Pesan itu telah disampaikan kepada Amerika Serikat," kata pejabat Iran, dilansir dari Reuters, Minggu (26/7)
Ia menambahkan Iran tetap berada dalam kondisi siap siaga dan akan memberikan respons yang lebih luas apabila AS kembali melancarkan serangan.
"Namun, Iran siap memberikan respons yang luas jika AS melancarkan serangan lain," ujarnya.