Iran menyatakan siap menurunkan pengayaan uranium hingga 60% jika Amerika Serikat mencabut seluruh sanksi di tengah negosiasi nuklir.
Pemerintah Iran menyatakan kesiapannya untuk mengurangi pengayaan uranium, dengan syarat Amerika Serikat (AS) mencabut seluruh sanksi yang selama ini diberlakukan terhadap negara tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Mohammad Eslami di tengah berlanjutnya pembicaraan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat.
“Kemungkinan untuk mengencerkan uranium yang diperkaya hingga 60% bergantung pada apakah semua sanksi akan dicabut sebagai imbalannya,” kata Eslami, lapor kantor berita resmi IRNA, dikutip dari EuroNews, Selasa (10/2).
Eslami tidak merinci apakah yang dimaksud adalah seluruh sanksi internasional terhadap Iran atau hanya yang diberlakukan oleh Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut muncul di tengah ketidakjelasan keberadaan lebih dari 400 kilogram uranium yang diperkaya tinggi, milik Iran.