Malaysia prioritaskan pasokan energi ke Australia melalui Petronas di tengah krisis Timur Tengah, sambil perkuat kerja sama pangan dan energi.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan perusahaan energi milik negara, Petronas, akan memprioritaskan pasokan bahan bakar ke Australia di tengah gangguan energi akibat konflik di Timur Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan Anwar usai bertemu Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Putrajaya, Kamis (16/4).
Dilansir dari Channel Asia News, Senin (20/4), Anwar menjelaskan, kebijakan itu diambil setelah kedua negara membahas peningkatan kerja sama di sektor energi dan pertanian.
“Prioritasnya adalah kebutuhan dalam negeri, tetapi di sinilah negosiasi antarsahabat sangat penting,” ujar Anwar.
Ia menambahkan, Malaysia juga membutuhkan pasokan fosfat mineral dari Australia, yang dapat ditukar dengan pengiriman urea ke negara tersebut.
Kunjungan Albanese ke Malaysia menjadi bagian dari rangkaian tur Asia Tenggara setelah sebelumnya menyambangi Singapura dan Brunei. Lawatan ini bertujuan memperkuat kerja sama pasokan pangan dan energi.