Rusia dan Iran bahas Selat Hormuz, nuklir, dan peluang damai. Keduanya sepakat dorong diplomasi untuk akhiri konflik kawasan.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov melakukan pembicaraan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi untuk membahas kebebasan navigasi di Selat Hormuz serta isu program nuklir Teheran, Sabtu (2/5).
Seperti dilansir dari Anadolu Ajansi, Senin (4/5) Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan, percakapan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kedua negara dalam merespons konflik di Timur Tengah, termasuk membahas peluang gencatan senjata dan stabilitas kawasan.
“Kedua pihak menegaskan kembali kesediaan mereka untuk melakukan segala upaya untuk memfasilitasi proses politik dan diplomatik guna mencapai kesepakatan yang langgeng yang bertujuan untuk membangun perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Rusia.
Pembicaraan ini juga merupakan kelanjutan dari pertemuan antara Araghchi dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Saint Petersburg awal pekan ini. Rusia menegaskan dukungannya terhadap berbagai upaya mediasi yang tengah berlangsung.
Sebelumnya, Araghchi melakukan kunjungan ke Islamabad, Pakistan, dalam rangka membahas penyelesaian konflik Iran dengan Amerika Serikat. Pakistan sendiri berperan sebagai mediator dalam sejumlah upaya perundingan yang telah dilakukan, meski belum menghasilkan kesepakatan permanen.