Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov melakukan pembicaraan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi untuk membahas kebebasan navigasi di Selat Hormuz serta isu program nuklir Teheran, Sabtu (2/5).
Seperti dilansir dari Anadolu Ajansi, Senin (4/5) Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan, percakapan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kedua negara dalam merespons konflik di Timur Tengah, termasuk membahas peluang gencatan senjata dan stabilitas kawasan.
“Kedua pihak menegaskan kembali kesediaan mereka untuk melakukan segala upaya untuk memfasilitasi proses politik dan diplomatik guna mencapai kesepakatan yang langgeng yang bertujuan untuk membangun perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Rusia.
Pembicaraan ini juga merupakan kelanjutan dari pertemuan antara Araghchi dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Saint Petersburg awal pekan ini. Rusia menegaskan dukungannya terhadap berbagai upaya mediasi yang tengah berlangsung.
Sebelumnya, Araghchi melakukan kunjungan ke Islamabad, Pakistan, dalam rangka membahas penyelesaian konflik Iran dengan Amerika Serikat. Pakistan sendiri berperan sebagai mediator dalam sejumlah upaya perundingan yang telah dilakukan, meski belum menghasilkan kesepakatan permanen.
Konflik meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu respons Teheran serta penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan energi global. Kondisi ini berdampak pada stabilitas ekonomi dan keamanan kawasan.
Gencatan senjata sempat dicapai pada 8 April melalui mediasi Pakistan dan dilanjutkan dengan pembicaraan langsung pada 11–12 April. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan damai jangka panjang.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu, di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung. Sementara itu, sejak 13 April, Washington memberlakukan blokade angkatan laut terhadap lalu lintas maritim Iran di kawasan tersebut.