sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenperin peringatkan 24 produsen yang belum salurkan migor curah

Percepatan distribusi dinilai penting karena harga minyak goreng di pasar masih tinggi.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Selasa, 12 Apr 2022 19:06 WIB
Kemenperin peringatkan 24 produsen yang belum salurkan migor curah

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengirimkan surat peringatan kepada produsen yang belum mendistribusikan minyak goreng curah bersubsidi. Dari data, ada 24 produsen minyak goreng yang belum mendistribusikan minyak goreng curah bersubsidi selama 16-31 Maret 2022.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, meminta produsen yang sudah menerima surat peringatan segera mempercepat penyaluran minyak goreng curah bersubsidi. "Segera laksanakan sesuai penugasan yang diberikan melalui Nomor Registrasi masing-masing perusahaan,” kata politikus Golkar itu lewat keterangannya di Jakarta, Selasa (12/4).

Distribusi minyak goreng curah bersubsidi harus dipercepat. Karena, kata Agus, permintaan diperkirakan semakin meningkat, khususnya menjelang Lebaran. “Kebutuhan minyak goreng curah secara nasional mencapai 77.850 ton pada periode sepuluh hari pertama di bulan April ini,” jelas Agus.

Percepatan distribusi dinilai penting karena harga minyak goreng di pasar masih tinggi. Menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis, Selasa (12/4), harga minyak goreng curah Rp19.900/liter, minyak goreng kemasan bermerk II Rp25.450/liter, dan minyak goreng kemasan bermerk I Rp26.450/liter. Harga-harga ini belum beranjak menurun.

Kemenperin telah menerbitkan aturan distribusi minyak goreng bersubsidi itu. Lewat Permenperin Nomor 8 Tahun 2022 diatur sanksi bagi produsen minyak goreng sawit yang tidak menindaklanjuti peringatan. Sanksi itu berupa teguran tertulis, denda hingga pembekuan izin berusaha.

Sanksi juga menyasar distributor dan pengecer. Mereka akan diberikan sanksi apabila melanggar ketentuan, yaitu menyalurkan minyak goreng curah bersubsidi untuk repacker menjadi kemasan sederhana atau kemasan bermerk, industri menengah dan besar, serta untuk diekspor.

Pengawasan kegiatan usaha produksi hingga distribusi minyak goreng curah bersubsidi ini dilakukan oleh tim pengawas yang dibentuk melalui Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 1474 Tahun 2022. Tim melibatkan Satgas Pangan Polri sebagai salah satu unsur penegakan hukum.

Data Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) yang dikelola oleh Kemenperin menunjukkan perkembangan distribusi minyak goreng curah bersubsidi, termasuk wilayah timur Indonesia.

Sponsored

Hingga 11 April, kata Agus, rerata penyaluran minyak goreng curah bersubsidi secara nasional mencapai 6.060 ton per hari. Ini naik dari Maret yang reratanya 4.050 ton per hari. 

"Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya terhadap para pelaku perusahaan industri minyak goreng sawit yang terlibat," kata Agus.

Agus menerangkan, dari 81 pabrik di Indonesia, 75 pabrik telah terdaftar dalam program. Sedangkan 6 pabrik sisanya tidak memenuhi syarat mengikuti program karena belum beroperasi, tidak menghasilkan RBD palm olein/minyak goreng sawit maupun pertimbangan teknis lainnya.

Ada perbaikan dalam hal kepatuhan produsen minyak goreng sawit curah untuk memenuhi target kontrak. Dari semula 17 perusahaan, jelas Agus, kini sudah ada 20 dari 75 perusahaan yang telah memenuhi target kontrak di daerah penugasan tertentu pada periode 16-31 Maret 2022.

Berita Lainnya