sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Akhir 2019, pemerintah realisasikan pembangunan 1,2 juta rumah

Pembangunan Program Sejuta Rumah tahun ini ditargetkan mencapai 1,25 juta unit.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 11 Des 2019 18:50 WIB
Akhir 2019, pemerintah realisasikan pembangunan 1,2 juta rumah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 275213
Dirawat 61813
Meninggal 10386
Sembuh 203014

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merealisasikan pembangunan 1,2 juta unit rumah hingga 9 Desember 2019 dalam Program Sejuta Rumah (PSR). Capaian tersebut masih di bawah target yang sebesar 1,25 juta unit.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, dengan realisasi yang sebesar itu, pemerintah masih optimis dapat mencapai target yang sudah ditetapkan hingga akhir tahun.

“Tahun 2019 ini target PSR menjadi 1,25 juta unit. Kami harap hingga akhir Desember 2019 bisa tercapai,” katanya di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (11/12). 

Rincian capaian tersebut berasal dari pembangunan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 906.236 unit dan non-MBR sebanyak 312.691 unit rumah.

Khalawi menuturkan, dengan realisasi yang cukup tinggi tahun ini dan usaha untuk terus menutup angka kekurangan rumah (backlog), tahun depan PSR akan terus dilaksanakan. 

"Tahun depan kita akan terus bikin lagi, sesuai keinginan presiden untuk menyediakan hunian layak yang murah bagi masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, Khalawi mengatakan, program yang dimulai sejak 2015 ini menargetkan pembangunan rumah sebanyak 5 juta unit hingga 2019.

Berdasarkan data PUPR, realisasi pembangunan rumah dalam Program Satu Juta Rumah sejak dicanangkan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tercatat pada tahun 2015 jumlahnya unit yang terbangun mencapai 699.770 unit, 2016 sebanyak 805.169 unit, dan tahun 2017 sebanyak 904.758 unit. 

Sponsored

Sementara untuk tahun 2018 pembangunan rumah yang tercatat dalam mencapai angka 1.132.621 unit. Dari segi proporsi, pembangunan rumah tersebut dibagi untuk MBR sebanyak 70% dan sebanyak 30% untuk non MBR.

Hari Nusantara

Sementara, untuk mendukung kelancaran Peringatan Hari Nusantara yang digelar di Pariaman, Sumatera Barat, Kementerian PUPR menyiapkan sejumlah infrastruktur di sana.

Khalawi mengatakan salah satu program yang telah berjalan adalah penyaluran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 1.000 unit kepada masyarakat Kota Pariaman. 

"Kami sudah melakukan cek ke lokasi untuk melihat kelengkapan infrastruktur mengingat pelaksanaan dipusatkan di pantai agar kegiatan ini dapat dilaksanakan  dengan baik dan sukses," katanya.

Dia menerangkan, bantuan program BSPS tersebut dilaksanakan oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Provinsi Sumatera Barat yang tersebar di empat kecamatan di Kota Pariaman.

Setiap unit rumah, katanya, mendapatkan dana BSPS sebesar Rp17,5 juta di mana dengan rincian Rp15 juta diberikan berupa bahan material dan sebesar Rp2,5 juta untuk upah pengerjaan bangunan. 

Bantuan tersebut, lanjutnya, untuk memberikan hunian yang layak bagi warga Pariaman. Di samping itu juga akan dibangun bendungan penahan ombak di Pantai Gandoriah yang menjadi pusat kegiatan. 

"Selain itu ada juga pembangunan penahan ombak di sekitar Pantai Gandoriah yang akan dijadikan lokasi pusat Peringatan Hari Nusantara," ujarnya.

Peringatan Hari Nusantara ini akan dilaksanakan pada 13 Desember mendatang di Kota Pariaman, Sumatera Barat dengan tema “Nusantaraku Berdaulat, Indonesiaku Maju".

Berita Lainnya
×
img