close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi jalan tol. Pixabay.com
icon caption
Ilustrasi jalan tol. Pixabay.com
Bisnis
Senin, 07 September 2020 11:46

Astra Infra groundbreaking jalan tol akses Bandara Kertajati

Jalan Tol Akses BIJB Kertajati ini akan terkoneksi dengan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan.
swipe

PT Astra Infra melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jalan Tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada Senin (7/9).

Proyek yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Kementerian PUPR ini merupakan penambahan lingkup Jalan Tol Cipali. Nantinya, Jalan Tol Akses BIJB Kertajati ini akan terkoneksi dengan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang menghubungkan wilayah Bandung dan sekitarnya.

Group CEO Astra Infra Djap Tet Fa mengatakan, pembangunan tol akses Kertajati yang menghubungkan langsung Tol Cipali menuju BJIB Kertajati akan semakin mempermudah konektivitas yang akan memberikan dampak ekonomi ke masyarakat sekitar.

"Pembangunan tol akses Kertajati ini juga akan melengkapi keberadaan BIJB Kertajati. Kontribusi Astra Infra dama pembangunan tol akses ini menjadi kebanggan tersendiri dan menjadi perwujudan filosofi Astra, yaitu menjadi milik yang bermanfaat bagi Indonesia," kata Tet Fa dalam keterangan resminya, Senin (7/9).

Proyek pembangunan tol ini dilakukan oleh Project Management Consultant Astra Infra Solutions beserta kontraktor pelaksana PT Acset Indonusa Tbk. dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk., dengan konsultan supervisi PT Mitrapacific Consulindo International dan konsultan pengendalian mutu independen PT Eskapindo Matra.

Jalan tol akses menuju BIJB Kertajati yang terkoneksi dengan Jalan Tol Cikopo-Palimanan yang dimulai dari KM 158+700 dengan panjang jalan sekitar 3,7 kilometer, dengan lebar lajur 3,6 meter yang memiliki jumlah empat lajur untuk dua arah.

"Proses pekerjaan pembangunan jalan tol akses BIJB Kertajati ini diprediksi rampung selama 12 bulan sehingga mulai beroperasi November 2021. Diharapkan pada Juli 2021 dapat digunakan untuk uji coba fungsi dan laik operasi oleh Kementerian PUPR untuk keberangkatan jemaah haji Provinsi Jawa Barat yang berpusat di BIJB Kertajati," ujar Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya (Astra Tol Cipali) Firdaus Azis.

Adapun proyek pembangunan tol ini tercatat menelan biaya Rp692 miliar. Dana pembangunan tol ini, lanjutnya, diperoleh dari kredit sindikasi yang dipimpin oleh PT Bank Central Asia Tbk dengan anggota PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Bank Panin Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Indonesia Infrastructure Finance, BPD Jabar dan Banten, Bank DKI dan Bank ICBC Indonesia.

img
Annisa Saumi
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan