sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

BEI: Pasar modal syariah terus berkembang dalam 5 tahun

Jumlah investor yang bermain di pasar modal syariah mencapai 41% dari keseluruhan.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 21 Nov 2019 16:01 WIB
BEI: Pasar modal syariah terus berkembang dalam 5 tahun

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pasar modal syariah memiliki prospek untuk terus berkembang di Indonesia. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan saat ini jumlah investor yang bermain di pasar modal syariah mencapai 41% dari keseluruhan.

"Selama 2019, investor saham syariah baru mengalami peningkatan 41% dibandingkan tahun lalu," katanya dalam sambutan di acara Sharia Investment Week 2019, di Bursa Efek Indonesia, Kamis (21/11).

Inarno menjelaskan pasar modal syariah sudah menjadi pilihan investasi bagi masyarakat. Hal ini, katanya, dapat dilihat dari semakin meningkatnya jumlah investor syariah dari tahun ke tahun.

Inarno memaparkan, sejak tahun 2014 jumlah investor syariah telah tumbuh sebanyak 2.232%, dari yang sebelumnya hanya 2.705 investor syariah di tahun 2014 menjadi 62.840 investasi syariah hingga Oktober 2019.

"Dari 2.705 investor di akhir 2014 menjadi 62.840 investor per Oktober 2019 dengan tingkat keaktifan 32%. Hal tersebut menunjukkan pasar modal syariah telah 
menjadi pilihan investasi bagi masyarakat," ucapnya.

Inarno menuturkan inklusi pasar modal syariah harus terus ditingkatkan dan diperkenalkan agar lebih menjangkau masyarakat luas. Untuk itu, katanya, BEI menggelar Sharia Investment Week (SIW) 2019.

"Penyelenggaraan acara SIW 2019 menjadi gerbang pembuka bagi investor saham syariah, baik pemula maupun investor aktif untuk lebih mengenalkan Pasar Modal Syariah di masyarakat," ucapnya.

Sharia Investment Week 2019 merupakan ajang penghargaan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KSEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Self Regulatory Organisation (SRO) di pasar modal.

Sponsored

Kegiatan Sharia Investment Week 2019 sendiri akan berlangsung selama tiga hari yakni 21-23 November 2019 di Gedung BEI, Jakarta. 

Acara ini akan membahas tiga tema berbeda setiap harinya, mulai dari "Pemilihan investasi yang tepat di pasar modal syariah" di hari pertama. "Filantropi Islam" di hari kedua, dan "Fintech dan masa depan pasar modal syariah" di hari kedua.

Selain itu, juga diselenggarakan kegiatan dengan tujuan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas agar lebih memahami inklusi pasar modal syariah untuk kebutuhan investasi.

Berita Lainnya