sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Bos PGAS dicopot, PGN rombak jajaran direksi

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGN) merombak jajaran direksi melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Senin, 10 Sep 2018 19:11 WIB
Bos PGAS dicopot, PGN rombak jajaran direksi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2956
Dirawat 2494
Meninggal 240
Sembuh 222

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGN) merombak jajaran direksi melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Dalam RUPSLB, emiten pelat merah bersandi saham PGAS tersebut di antaranya ialah pemaparan dan evaluasi kinerja semester I-2018.

Pada paruh pertama tahun ini, PGN mengantongi pendapatan sebesar US$1,62 miliar dan laba bersih mencapai US$145,94 juta atau lebih dari Rp2 triliun (kurs rata-rata 6 bulan di tahun 2018 sebesar Rp13.765 per dollar AS).

Direktur Keuangan PGN Said Riza Pahlevi mengatakan realisasi tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada semester I-2017, PGN memperoleh pendapatan sebesar US$1,41 miliar dengan laba bersih US$50 juta atau Rp670,3 miliar. Artinya, selama Januari-Juni 2018, perusahaan berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 191,8%.

Sumbangan terbesar bagi pendapatan dan laba bersih PGN selama paruh tahun ini, berasal dari pendapatan distribusi gas bumi sebesar US$1,27 miliar dan penjualan minyak dan gas (migas) US$308 juta. Pendapatan dari kegiatan usaha utama bisnis PGN tersebut meningkat dibandingkan realisasi semester I-2017 sebesar US$1,16 miliar dari distribusi gas bumi dan sebesar US$212 juta dari penjualan migas.

“Tahun ini penuh tantangan bagi PGN, terutama akibat dampak dari masih melambatnya perekonomian global. Kami juga bekerja keras untuk mensukseskan integrasi PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai anak usaha PGN,” kata Said dalam rilis yang diterima Alinea.id, Senin (10/9).

Sampai akhir Juni 2018, volume gas bumi yang didistribusikan PGN termasuk di dalamnya anak usaha PT Gagas Energi Indonesia ke pelanggan mencapai sebanyak 835,56 BBTUD. Jumlah ini naik 11,55% dibandingkan realisasi semester I tahun lalu sebanyak 749,02 BBTUD.

Sementara, volume gas yang ditransportasikan melalui jaringan pipa PGN dan anak usahanya PT Kalimantan Jawa Gas total sebanyak 727,4 BBTUD. Jumlah ini naik sedikit dibandingkan volume penyaluran gas semester I 2017 sebesar 723,9 BBTUD.

Sponsored

Seluruh energi baik tersebut disalurkan oleh PGN dan anak-anak usaha yaitu PT Kalimantan Jawa Gas, PT Transportasi Gas Indonesia, dan PT Gagas Energi Indonesia ke berbagai segmen pelanggan. Pelanggan PGN mulai dari industri besar dan pembangkit listrik, pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit), Usaha Kecil Menengah (UKM), dan pelanggan rumah tangga.

"Jumlah pelanggan PGN bertambah signifikan. Sampai akhir semester I 2018, total pengguna gas bumi kami sebanyak 203.151 pelanggan. Naik 16,96% dibandingkan total pelanggan di semester I 2017 sebanyak 173.681 pelanggan," jelasnya.

Dalam RUPSLB pada hari ini, pemegang saham juga menyepakati pergantian pengurus perusahaan. Pergantian terjadi pada susunan direksi perseroan. 

RUPSLB memutuskan mengganti Jobi Triananda Hasjim sebagai Direktur Utama dan digantikan oleh Gigih Prakoso Soewarto.

Berikut susunan baru direksi PGN:

Direktur Utama : Gigih Prakoso Soewarto
Direktur Infrastruktur & Teknologi : Dilo Seno Widagdo
Direktur Komersial : Danny Praditya
Direktur Keuangan : Said Reza Pahlevy
Direktur SDM & Umum : Desima Equalita Siahaan
 

Bau busuk kejar tayang revisi KUHP

Bau busuk kejar tayang revisi KUHP

Rabu, 08 Apr 2020 17:05 WIB
Ironi kebut legislasi di tengah pandemi

Ironi kebut legislasi di tengah pandemi

Rabu, 08 Apr 2020 11:36 WIB
Berita Lainnya