logo alinea.id logo alinea.id

BRIsyariah dan Mandiri Sekuritas pasarkan sukuk ST-005

Masyarakat bisa memulai investasi dengan nilai yang cukup terjangkau yaitu minimum pemesanan Rp1 juta dan maksimum Rp3 miliar.

Hermansah
Hermansah Senin, 12 Agst 2019 20:08 WIB
BRIsyariah dan Mandiri Sekuritas pasarkan sukuk ST-005

PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIsyariah) dan PT Mandiri Sekuritas ditunjuk pemerintah memasarkan produk Sukuk Negara Tabungan ST-005 kepada nasabah dan masyarakat. Masa penawaran dibuka hingga 21 Agustus 2019.

Seperti seri ST sebelumnya, ST005 juga dipasarkan secara online. Tujuannya agar masyarakat semakin mudah berinvestasi. ST005 memiliki tingkat imbal hasil sebesar 7,4% per tahun, relatif lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN. 

“ST005 memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berinvestasi sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan nasional melalui instrumen produk pasar modal yang sesuai dengan prinsip syariah. DSN-MUI telah menerbitkan Opini Syariah, sehingga terdapat kepastian khususnya bagi investor syariah bahwa investasi pada ST005 tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah,” jelas Sekretaris Perusahaan BRIsyariah Indriati Tri Handayani dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/8).

Masyarakat bisa memulai investasi dengan nilai yang cukup terjangkau yaitu minimum pemesanan Rp1 juta dan maksimum Rp3 miliar per KTP. Masyarakat yang berminat memulai investasi tidak perlu ragu.

Apalagi dilihat dari karakteristik Sukuk Tabungan, ST005 ini aman, dijamin pemerintah dan mempunyai imbal hasil yang cukup menarik. Jangka waktu investasi di ST005 adalah dua tahun, dengan fasilitas early redemption setelah satu tahun pertama tanpa dikenakan biaya. 

ST005 memiliki imbal hasil bersifat mengambang dengan jaminan kupon minimal (floor) sampai dengan tanggal jatuh tempo. Nantinya, tingkat imbalan/kupon berikutnya akan disesuaikan setiap tiga bulan pada tanggal penyesuaian imbalan sampai dengan jatuh tempo. Jika BI 7 Day RRR naik maka imbal hasil ST-005 juga ikut naik, namun jika turun, maka imbalannya tetap di 7,4% pa.

Sementara Direktur Mandiri Sekuritas Lisana Irianiwati mengatakan, Mandiri Sekuritas berkomitmen memperluas pendalaman pasar keuangan di Indonesia, dengan inovasi produk yang berkelanjutan serta menghadirkan layanan investasi pasar modal yang lengkap bagi masyarakat.

Produk ini merupakan instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dikelola berdasarkan prinsip syariah menggunakan akad wakalah, yang tidak mengandung unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah memperoleh ijin dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Sponsored