sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tutup usia, Ekonom Senior Indef Enny Sri Hartati akan dimakamkan di Sragen

Ekonom Senior Indef Enny Sri Hartati meninggal dunia pada Kamis (1/7), pukul 19.55 WIB. Enny meninggal karena Covid-19.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 01 Jul 2021 20:31 WIB
Tutup usia, Ekonom Senior Indef Enny Sri Hartati akan dimakamkan di Sragen

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati meninggal dunia. Enny diketahui meninggal pada Kamis (1/7), pukul 19.55 WIB di Rumah Sakit Islam (RSI) Pondok Kopi.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga Ibu Enny Sri Hartati, ekonom Indef, husnul khotimah, diterima amal ibadahnya dan dikumpulkan bersama orang-orang saleh salihah. Amin," ucap Ekonom Senior Indef Fadhil Hasan, dalam pesan instan, Kamis (1/7).

Fadhil melanjutkan, rumah duka almarhumah berada di Condet, Jakarta. Akan tetapi, almarhumah akan langsung dibawa ke kampungnya di Sragen, Jawa Tengah untuk dimakamkan.

Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto mengatakan Enny meninggal karena Covid-19.

"Jenazah akan dimakamkan malam ini juga di Sragen," ujar Eko kepada Alinea.id.

Enny lahir di Karanganyar dan merupakan Direktur Indef periode 2011 sampai sekarang. Dia menyelesaikan gelar doktor program studi Ilmu Pertanian dengan konsentrasi Ekonomi Pembangunan di Institut Pertanian Bogor.

Enny memperoleh gelar sarjana dari jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas Diponegoro. Sebelum menjadi Direktur Indef, Enny pernah menjadi staf ahli Komisi X DPR RI periode 2007-2010 dan mengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti pada 1996-2011.

Enny juga aktif menulis opini atau kolom di berbagai media cetak dan juga menjadi narasumber di berbagai seminar dan diskusi yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah, seperti lembaga tinggi negara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), korporasi, asosiasi, media, partai politik, dan lembaga swadaya masyarakat (NGO).

Sponsored

Dia juga seringkali tampil di berbagai talkshow di media elektronik dan radio.

Berita Lainnya