sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Empat langkah Sri Mulyani efektifkan belanja untuk tanggulangi Covid-19

Belanja pemerintah juga akan berguna untuk mendukung reformasi struktural, mendorong subsidi dan bansos agar lebih tepat sasaran.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 31 Mei 2021 16:29 WIB
Empat langkah Sri Mulyani efektifkan belanja untuk tanggulangi Covid-19

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, di situasi seperti saat ini penting untuk menguatkan belanja guna mendukung efektivitas penanganan Covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi.

Tak hanya itu, kata dia, belanja pemerintah juga akan berguna untuk mendukung reformasi struktural, mendorong subsidi dan bansos agar lebih tepat sasaran dan efektif, serta terus mendorong penguatan desentralisasi fiskal dan penguatan sinergi antara pusat dan daerah. 

Untuk itu, dia memaparkan empat langkah efektivitas belanja yang akan ditempuh oleh pemerintah untuk penguatan kualitas belanja. 

Pertama, belanja akan diprioritaskan pada penguatan sistem kesehatan yang terintegrasi dan handal, penguatan program perlindungan sosial sepanjang hayat yang adaptif, serta penguatan kualitas pendidikan yang menciptakan SDM unggul dan berdaya saing.

"Juga untuk pembangunan infrastruktur yang mempercepat transformasi ekonomi, serta perbaikan birokrasi yang lebih efektif dan efisien," katanya dalam video conference, Senin (31/5).

Kedua, reformasi penganggaran terus dilanjutkan. Belanja kebutuhan dasar didorong semakin efisien. Program prioritas tetap menjadi fokus. Pelaksanaan anggaran harus semakin berbasis hasil. Mitigasi risiko anggaran tetap didesain dengan baik.

Ketiga, transformasi subsidi dan bansos dilanjutkan agar lebih tepat sasaran dan efektif. Akurasi data penerima (DTKS) harus ditingkatkan. Mekanisme penyaluran, sinergi dan integrasi antara program yang relevan, harus terus diperbaiki.

Keempat, penguatan kualitas desentralisasi fiskal akan terus dilakukan. Sistem pajak daerah dikembangkan untuk mendukung alokasi sumber daya nasional yang efisien.

Sponsored

"Kualitas belanja di daerah terus diperbaiki agar layanan publik lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Dia pun mengungkapkan, pemerintah sependapat bahwa alokasi TKDD harus digunakan secara optimal, transparan dan akuntabel oleh pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan manusia melalui kesehatan, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. 

"Belanja daerah juga harus berperan kuat dalam pemberdayaan ekonomi daerah khususnya dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19," ucapnya.

Sinergi dan harmoni hubungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus ditingkatkan agar output dan outcome dari belanja negara semakin dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat di setiap sudut NKRI.

Berita Lainnya