logo alinea.id logo alinea.id

Empat menteri konvoi mempergunakan motor listrik

Konvoi motor listrik ini merupakan bentuk pengenalan kendaraan yang rendah emisi dan ramah lingkungan.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Sabtu, 31 Agst 2019 10:47 WIB
Empat menteri konvoi mempergunakan motor listrik

Empat menteri melakukan uji coba kendaraan motor listrik di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu pagi (31/8). Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.

Mereka melakukan uji coba lengkap dengan perlengkapan keamanan seperti helm, jaket, dan sarung tangan. Mereka berkeliling Monas dan Bundaran Hotel Indonesia (HI), diiringi dengan sejumlah staf dan asosiasi produsen kendaraan listrik.

Konvoi motor listrik ini merupakan bentuk pengenalan kendaraan yang rendah emisi dan ramah lingkungan sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019.

Sejumlah perusahaan otomotif turut ikut serta dalam kegiatan konvoi kendaraan listrik ini di antaranya, produsen kendaraan listrik dalam negeri seperti, Gesits. 

Kemudian turut serta beberapa perguruan tinggi yang memproduksi kendaraan listrik seperti: Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Surabaya (ITS), dan Universitas Brawijaya. 

Selain itu, ikut hadir pula produsen kendaraan ternama seperti: Toyota, Honda, Nissan, Suzuki, Mitshubisi, Tesla, dan tidak ketinggalan turut serta perusahaan aplikator ojek online Grab dan Gojek.

Dalam agenda ini juga dipamerkan sejumlah infrastruktur pendukung kendaraan listrik seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Dalam sambutannya Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, acara ini diadakan agar Perpres Nomor 55 Tahun 2019 dapat diterima dan dijalankan dengan baik.

Sponsored

"Bagaimana menjadikan produk ini sebagai produk tuan rumah. Kami bangga hal ini bisa diupayakan. Bisa mengurangi isu pencemaran lingkungan," ucapnya.

Selain itu, hal ini juga untuk mengurangi polusi di Jakarta yang tinggi.

"Jakarta kota dengan polusi yang relatif tinggi. Selama ini kita menggunakan bahan bakar fosil. Waktunya kita ubah dan carikan gantinya. Yaitu dengan kendaraan berbahan bakar listrik ini," tuturnya.

Kemenhub sengaja menggandeng sejumlah perusahaan otomotif untuk melakukan konvoi mobil dan motor listrik dalam rangka memperkenalkan kepada masyarakat tentang kendaraan bertenaga listrik.

Masyarakat perlu mengetahui bahwa kehadiran kendaraan yang ramah lingkungan ini sebagai solusi mengurangi polusi udara di kota-kota besar seperti Jakarta dan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.

Pascaterbitnya Perpres 55 Tahun 2019 Tentang percepatan program kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan, Kemenhub tengah menyiapkan peraturan Menteri Perhubungan tentang Uji Tipe dan Uji Berkala.

Paralel dengan itu Kemenhub terus mendorong stakeholder transportasi untuk bersiap mengimplementasikan kendaraan listrik terutama untuk angkutan umum massal perkotaan.